Marak Mobil Listrik dengan Harga Murah Pola Konsumen Bakal Berubah

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 23 Nov 2020 10:17 WIB
Toyota All New Corolla Altis Hybrid
Ilustrasi Toyota Altis Hybrid Foto: Pool (Toyota)
Jakarta -

Pasar kendaraan listrik di Indonesia masih terbuka lebar begitu juga dengan pasar kendaraan listrik dunia. Karena saat ini baik produsen atau satu negara bersaing untuk bisa melahirkan teknologi listrik dan lebih memasarkan kendaraan listrik.

Direktur Administrasi, korporasi dan hubungan eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam pun menilai bahwa memang benar kendaraan listrik marak di Indonesia, akan ada perubahan pola konsumen dan bisnis pada industri otomotif di tanah air.

"Menarik untuk kendaraan low (kendaraan listrik terjangkau) ini pola konsumennya belum tentu sama dengan yang sekarang, model bisnis juga akan berbeda," kata Bob.

"Selain itu kita juga harus melihat bagaimana negara lainnya, karena ini bukan hanya untuk domestik tapi juga untuk ekspor (saat Toyota sudah memproduksi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia)," Bob menambahkan.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Toyota saat ini sudah menawarkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Bahkan Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto mengatakan Toyota akan melengkapi jajaran produk elektrifikasi di Indonesia, khususnya BEV.

"Toyota akan menghadirkan teknologi elektrifikasi yang lengkap. Setelah sebelumnya kami menghadirkan HEV dan PHEV, TAM akan melengkapinya dengan menghadirkan teknologi BEV, sehingga masyarakat bisa memilih kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masing - masing," kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto saat konferensi virtual, Rabu (18/11/2020) kemarin.

Toyota All New Corolla Altis HybridToyota All New Corolla Altis Hybrid Foto: Pool (Toyota)

Lanjutnya, langkah ini sejalan dengan niat pemerintah Indonesia yang mengarah ke BEV, di bawah payung regulasi dan infrastruktur yang mulai dibangun. Meski diakui bahwa mobil listrik saat ini masih menyasar di segmen premium.

Untuk itu, TAM berencana untuk segera meluncurkan kendaraan BEV melalui Lexus UX-EV. yang nantinya akan dijual secara retail dan dapat dimiliki pelanggan di Indonesia.

Sedangkan untuk menjangkau lapisan masyarakat lainnya mengenai teknologi BEV. TAM bekerjasama dengan ITDC Nusa Dua untuk mempersiapkan dan membangun konsep EV Ecotourism di kawasan Nusa Dua Bali. Melalui kerjasama tersebut, Toyota akan menyediakan layanan mobilitas yang terintegrasi bagi semua masyarakat dan turis yang ingin mencoba menggunakan kendaraan BEV di Bali pada tahun 2021.

"Dengan berbagai pendekatan yang berbeda ini dan dengan tujuan untuk makin melengkapi pilihan kendaraan elektrifikasi, kami percaya bahwa setiap lapisan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk merasakan dan menggunakan kendaraan elektrifikasi ini dapat dilakukan secara optimal baik melalui kepemilikan, experience dengan kendaraan umum seperti di PHEV, maupun mencoba di Ecotourism yang kami saat ini sedang kami siapkan di Bali," tutup Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy.



Simak Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)