China Yakin Penjualan Mobil Tahun Ini Nggak Jeblok-jeblok Amat

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 23 Okt 2020 09:03 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Kota Suzhou, China, Selasa (15/11/2016). Kota industri ini memiliki jumlah kendaraan bermotor melebihi 2 juta unit.
Penjualan mobil di China diprediksi pulih dan bisa menyamakan performa tahun lalu. Foto: Agung Pambudhy
Beijing -

Penjualan mobil secara global mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19. Namun, China yang menjadi titik nol penyebaran virus COVID-19 optimistis penjualan mobil di negeri itu tak terlalu anjlok.

Dikutip Reuters, produksi dan penjualan mobil di China tahun 2020 kemungkinan mendekati angka tahun lalu. Optimisme itu muncul jika penjualan mobil pada kuartal empat 2020 terus mengalami kenaikan.

Hal itu disampaikan oleh Wu Wei, seorang pejabat di Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional saat memberikan komentar pada konferensi industri.

Selain itu, pejabat Kementerian Perdagangan China, Hu Jianping memperkirakan total kepemilikan kendaraan di China dapat mencapai sekitar 280 juta unit pada akhir tahun ini.

Dilansir Automotive News China, penjualan mobil baru di China terus mengalami pemulihan. Pada September 2020, permintaan mobil sedan, crossover, SUV hingga MPV meningkat pada lima bulan berturut-turut. Menurut laporan Asosiasi Produsen Mobil China, penjualan mobil naik 8 persen menjadi hampir 2,1 juta unit.

Permintaan kendaraan komersial juga mengalami kenaikan. Berkat peran permintaan truk yang didorong oleh pengeluaran besar-besaran pemerintah nasional untuk proyek infrastruktur domestik, pengiriman kendaraan komersial baru, termasuk truk dan bus, terus melonjak selama enam bulan berturut-turut, melonjak 40 persen menjadi sekitar 477.000.



Karena penurunan tajam dalam volume kuartal pertama di tengah wabah virus, permintaan untuk kendaraan ringan dalam sembilan bulan pertama turun 12 persen menjadi di bawah 13,4 juta unit.

Secara keseluruhan, di seluruh industri, penjualan kendaraan baru di bulan September naik 17 persen mendekati 2,6 juta unit dibanding bulan sebelumnya. Volume year-to-date atau dari Januari-September 2020 turun 6,9 persen menjadi sekitar 17,1 juta unit.

"Pameran otomotif Beijing, acara promosi dan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung industri otomotif mendorong pertumbuhan penjualan pada September," kata pejabat senior Asosiasi Produsen Mobil China, Chen Shihua.



Simak Video "Mobil China DFSK I-Glory Auto: Harga Manusiawi, Fitur Berlimpah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)