Senin, 28 Sep 2020 16:22 WIB

Malaysia Bebaskan Pajak Mobil, Penjualan di Tengah Pandemi Jadi Naik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jalanan Malaysia Malaysia lebih dulu menerapkan pembebasan pajak mobil baru. Penjualan mobil pun naik. Foto: Pool (Paultan)
Jakarta -

Penjualan mobil di tengah pandemi COVID-19 mengalami penurunan. Tak cuma di Indonesia, beberapa negara di dunia juga mengalami hal serupa. Untuk membangkitkan industri otomotif, pemerintah di berbagai negara menyiapkan insentif berupa pembebasan pajak pembelian mobil baru untuk sementara waktu.

Malaysia lebih dulu menerapkan pembebasan pajak mobil baru. Hasilnya, penjualan mobil pada Agustus 2020 mengalami peningkatan.

Dilansir The Edge Market, Asosiasi Otomotif Malaysia mengatakan penjualan mobil pada Agustus 2020 naik 3% dibanding Agustus 2019. Bulan lalu, Malaysia mampu menjual mobil hingga 52.800 unit, naik dari 51.148 unit pada Agustus 2019. Kenaikan penjualan itu dikaitkan dengan insentif pembebasan pajak penjualan mobil baru.

Kenaikan penjualan mobil di Malaysia pada Agustus 2020 memang naik dibanding Agustus 2019. Namun, jika dibandingkan secara periode Januari-Agustus, penjualan Januari-Agustus 2020 lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, di Malaysia ada 285.045 unit mobil yang terjual, turun dari 398.319 unit pada Januari-Agustus 2019.

"Volume penjualan pada September 2020 diperkirakan dapat dipertahankan pada level Agustus 2020," kata Asosiasi Otomotif Malaysia.

Ke depan, Asosiasi Otomotif Malaysia mengatakan, volume penjualan pada September 2020 diharapkan terbantu oleh kampanye promosi yang sedang berlangsung oleh perusahaan mobil.

"Namun, sentimen konsumen tetap berhati-hati dengan moratorium pinjaman yang akan berakhir pada 30 September 2020," katanya.

Beberapa pemain bisnis otomotif di Malaysia dilaporkan terbantu dengan skema pembebasan pajak. Bermaz Auto Bhd pemegang waralaba dan distributor tunggal kendaraan Mazda di Malaysia mengaku terus mengalami lonjakan pesanan.

Diberitakan The Star, diperkirakan tren kenaikan itu berlanjut sampai akhir tahun. Hal itu terbantu oleh pembebasan pajak penjualan yang diharapkan dapat menjaga permintaan kendaraan tetap stabil.

Maybank Investment Bank Research (Maybank IB) mengatakan Bermaz Auto Bhd akan memiliki penjualan yang kuat sejak pajak penjualan dan layanan (SST) dibebaskan untuk semua model (setara dengan 4% dan 7% dari harga pembelian kendaraan). Apalagi, pembebasan pajak itu berlaku dari 15 Juni hingga 31 Desember.



Simak Video "Menkeu Sri Mulyani Tolak Beri Pajak Mobil Baru 0 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com