Rabu, 26 Agu 2020 14:22 WIB

Jaguar Land Rover Tetap Pertahankan Mesin V8 Supercharged

M Luthfi Andika - detikOto
Jaguar merilis sedan sport F-Type model baru pada 2 Desember 2019. Ilustrasi Jaguar F-Type Foto: Jaguar
Jakarta -

Jaguar Land Rover pastikan akan tetap memproduksi mesin V8 Supercharged di pabrik mereka yang berada di Wolverhampton, hal ini dilakukan setelah Ford menyatakan menutup pabriknya Bridgend Wales. Kabar ini menarik disimak, karena awalnya mesin ini dikabarkan akan mengakhiri pertualangannya.

Dikutip autocar Jaguar Land Rover (JLR) akhirnya memutuskan untuk mengambil alih produksi mesin V8 Supercharged yang selama ini diproduksi Ford di Bridgend sejak 1996. Artinya mesin ini akan tetap menjadi mesin masa depan untuk berbagai model Jaguar seperti F-Type, Range Rover, hingga Land Rover Defender terbaru).

Kini Jaguar dikatakan sudah mulai mengirim mengirimkan alat produksi mereka dan beberapa tenaga kerja yang akan diberlakukan Shift.

"Pembuatan mesin bensin V8 rancangan JLR yang sebelumnya dibuat di Bridgend akan dipindahkan ke Pusat Manufaktur Mesin JLR, dengan detail lebih lanjut akan dikonfirmasi di kemudian hari," dalam surat pernyataan resmi Jaguar.

Berbagai sumber mengatakan mesin V8 supercharged generasi ketiga ini akan tetap diproduksi selama tiga hingga lima tahun ke depan. Bahkan mesin ini dipersiapkan untuk menyambut aturan EURO 7, yang bakal diterapkan di Eropa.

Selain itu tetap memproduksi mesin V8 Supercharged, JLR juga diharapkan mengadopsi mesin V8 milik BMW sebagai kesepakatan kedua pabrikan ini untuk bisa mengembangkan mesin V8 bersama-sama. Untuk dipasarkan di Eropa, Amerika Serikat hingga Timur Tengah.



Simak Video "Seekor Jaguar Dievakuasi dari Kebakaran Hutan di Brasil"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com