Rabu, 22 Jul 2020 07:33 WIB

Studi: Biaya Kepimilikan Mobil Listrik Lebih Murah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pengendara wanita mengisi baterai mobil Chrysler Pacifica Memiliki mobil listrik disebut lebih murah dalam hal pengeluaran. Foto: Fiat Chrysler Automobiles
Jakarta -

Mobil listrik saat ini memang memiliki banderol yang cukup mahal. Namun, menurut studi terbaru, biaya kepemilikan mobil listrik jauh lebih murah untuk dimiliki seumur hidup.

Hal itu dibuktikan dari sebuah studi yang dilakukan di Inggris, seperti diberitakan Auto Express. Total rata-rata biaya untuk membeli mobil listrik baru pada 2020 mencapai 52.133 poundsterling (Rp 978 juta), lebih murah dari mobil bensin yang menelan biaya 53.625 poundsterling (Rp 1 miliaran).

Biaya operasional tahunan termasuk pengisian bahan bakar atau pengisian ulang baterai, asuransi, pajak jalan dan servis pada mobil listrik hanya menghabiskan 1.742 poundsterling per tahun (Rp 32 juta). Angka itu 21% lebih rendah daripada mobil bensin yang memakan biaya hingga 2.205 poundsterling (Rp 41 jutaan).

Data yang berasal dari Direct Line Group itu membandingkan lima model mobil listrik dan mobil bensin yang setara. Data juga menunjukkan biaya cukai kendaraan, hingga biaya servis rata-rata lebih rendah 49%.

Mengisi ulang daya baterai mobil listrik lebih murah 58% dibanding membeli bahan bakar untuk mobil bensin. Namun, biaya asuransi mobil listrik memang lebih mahal 25% dibanding mobil bensin.

Bicara depresiasi atau penurunan nilai, mobil listrik memiliki nilai yang lebih baik hingga dua kali lipat. Mobil listrik disebut hanya kehilangan 12% nilainya per tahun, berbeda dengan mobil bensin yang nilainya turun 24% per tahun.

Harga mobil listrik di awal memang cenderung lebih mahal. Namun, dengan dukungan pemerintah, diharapkan harga mobil listrik bisa ditekan.

"Kami harap harga (mobil listrik) akan turun di masa depan, sebagian berkat komitmen Pemerintah untuk membuat kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Juga dengan kemajuan teknologi yang memastikan bahwa pembelian, pengecasan, perawatan, dan asuransi mobil listrik menjadi lebih mudah, murah, dan lebih baik bagi lingkungan," kata Kepala Produk Otomotif Direct Line, Neil Ingram.



Simak Video "Kreatifitas Membuat Mobil Listrik, Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com