Kamis, 11 Jun 2020 10:12 WIB

Daihatsu Sempat Tutup Pabrik Sementara, Distribusi ke Dealer 0 Unit

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Daihatsu memproduksi Toyota Calya dan Sigra di Karawang, tepatnya di Kawasan Industri Surya Cipta, Jl. Surya Pratama Blok I Kav. 50. Yuk kita intip seperti apa pabrik ini. Pabrik mobil Daihatsu. Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta -

Penjualan mobil di Indonesia pada pandemi virus Corona (COVID-19) sempat tersendat. Beberapa pabrik otomotif pun libur produksi saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu mempengaruhi penjualan mobil secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer). Bahkan, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melaporkan, pencapaian wholesales pada Mei 2020 nol unit, alias tidak ada mobil baru yang dikirim dari pabrik ke dealer. Hal itu karena Daihatsu mengikuti arahan pemerintah dengan membatasi operasionalnya.

"Memasuki bulan Juni 2020, sudah banyak area di Indonesia yang melakukan relaksasi PSBB, sehingga roda perekonomian mulai menggeliat kembali. Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima detikcom.

Kini, pabrik Daihatsu sudah mulai aktif lagi. Pabrik Daihatsu yang memproduksi mobil merek Daihatsu dan Toyota itu sempat libur sejak 10 April 2020. Sejak 3 Juni aktivitas produksi di pabrik Daihatsu kembali bergerak lagi yang difokuskan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor (luar negeri).

Kembali ke penjualan mobil, sampai dengan bulan Mei 2020, pasar otomotif di Indonesia memang mengalami penurunan. Daya beli masyarakat yang terus menurun dan penerapan PSBB di banyak tempat, menjadi alasan utama.

Secara total selama lima bulan tahun 2020, volume penjualan mobil Daihatsu juga mengalami penurunan, sama seperti penjualan otomotif secara keseluruhan (semua merek).

Pencapaian pasar mobil (semua merek) secara wholesales selama periode Januari-Mei 2020 sebesar 248 ribu unit atau turun 41% dibanding periode yang sama tahun 2019. Sementara Daihatsu mencatat wholesales periode Januari-Mei 2020 sebanyak 49.443 unit atau turun 39% dibanding 2019.

Untuk pangsa pasar secara wholesales, Daihatsu menguasai 19,9% pada Januari-Mei 2020, naik dibanding 2019 yang tercatat sebesar 19,2%.

Sementara soal penjualan mobil secara retail (dari dealer ke konsumen langsung) pasar otomotif nasional (semua merek) selama Januari-Mei 2020 mencapai 260 ribu unit atau turun 40% dari tahun lalu. Penjualan retail (dari dealer ke konsumen langsung) Daihatsu tercatat 48.019 unit atau turun 39% dari tahun lalu.

Pangsa pasar Daihatsu secara retail sebesar 18,4% sampai Mei 2020. Hal itu mengalami kenaikan dibanding pangsa pasar Diahatsu pada Januari-Mei 2019 yang tercatat sebesar 18%.

Untuk model terlarisnya, penjualan Daihatsu selama Januari-Mei 2020 masih didominasi oleh Sigra dengan torehan 13.846 unit, berkontribusi sebesar 28,8%. Kemudian diikuti oleh Gran Max (PU) 9.483 unit (19,7%), dan Terios 7.687 unit (16,0%). Selanjutnya Daihatsu Ayla terjual sebanyak 5.988 unit (12,5%), Daihatsu Xenia 5.327 unit (11,1%), Gran Max (MB) 4.361 unit (9,1%), serta gabungan Luxio dan Sirion sebanyak 1.327 unit (2,8%).



Simak Video "Di Jepang, Kakek-Nenek Dilatih Agar Aman Berkendara"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com