Minggu, 17 Mei 2020 14:04 WIB

Setelah Grab, Giliran Blue Bird yang Kepincut Hyundai Ioniq

Luthfi Anshori - detikOto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi salah satu orang pertama di Indonesia yang menjajal mobil listrik Hyundai IONIQ. Yuk, intip foto-fotonya. Armada mobil listrik Hyundai Ioniq milik GrabCar.(Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Mobil listrik cukup diminati konsumen fleet (armada) Tanah Air. Setelah Blue Bird melakukan gebrakan dengan memilih mobil listrik Tesla dan BYD sebagai armadanya, giliran GrabCar yang menjadikan mobil listrik Hyundai Ioniq untuk layanan taksi premium bandara.

Berbicara soal Hyundai Ioniq, mobil listrik asal Korea Selatan itu dikabarkan juga diincar oleh Blue Bird, untuk dijadikan sebagai salah satu armada ramah lingkungannya. Hal itu dikatakan langsung oleh Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific HQ, Lee Kang-Hyun.

"Kami sudah mulai kerja sama dengan Grab, sudah ada contohnya di jalan. Dan memang dari Blue Bird juga ada rencana supaya customer-customer-nya bisa memanfaatkan dan bisa mencoba electric vehicle dari Hyundai," bilang Kang-Hyun, dalam sebuah diskusi virtual, belum lama ini.

Kang-Hyun menjelaskan, mobil listrik buatan Korea Selatan seperti Hyundai Ioniq, memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil listrik keluaran Amerika Serikat. Kendati harganya lebih murah, mobil listrik Korea Selatan diklaim berani diadu soal kualitas.

"Hyundai terkenal di dunia dengan electric vehicle yang bagus dan sebagai tambahan Hyundai ada pilihan hydrogen vehicle juga," lanjut Kang-Hyun.

Bicara harga, Hyundai Ioniq dibanderol dengan harga di bawah Rp 500 juta. Mengutip dari laman Samsat Pajak Kendaraan Bermotor Jakarta, berdasarkan penelusuran salah satu pelat nomor armada mobil listrik itu, mobil ini tercantum atas nama PT Teknologi P Indonesia (TPI).

Merek Hyundai Ioniq terdaftar punya nilai jual Rp 454 juta. Sementara untuk pajak tahunannya sendiri untuk PKB Pokok Rp 9.534.000, ditambah SWDKLLJ Rp 143 ribu, totalnya Rp 9.677.000.

Bicara soal spesifikasi, di atas kertas, Hyundai Ioniq Electric memiliki kapasitas baterai 38,3 kWh dan dapat diisi ulang hingga 80 persen hanya dalam 57 menit dengan fast-charging (50-kW).

Saat baterai terisi penuh, Hyundai Ioniq Electric mampu menempuh jarak mengemudi hingga 373 km (berdasarkan NEDC). Fitur e-motor atau Permanent-magnet synchronous motor menghasilkan 136 ps dan 295 Nm Torsi, yang dilengkapi dengan charger on-board standar 7.2-kW.



Simak Video "Mobil Listrik Termurah! Fiturnya Sangat Memuaskan "
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com