Rabu, 15 Apr 2020 20:10 WIB

Wuhan Bangkit, Penjualan Mobil Jadi Harapan Baru Industri Otomotif China

M Luthfi Andika - detikOto
Warga Wuhan Ilustrasi di kota Wuhan Foto: (AFP)
Jakarta -

Mendapat predikat titik nol penyebaran virus Corona, menjadikan Wuhan sebagai kota paling berbahaya. Namun situasinya sudah berganti kini, kota dengan 11 juta ini kembali hidup dan perlahan terbebas dari virus mematikan itu. Industri otomotif Wuhan pun menggeliat lagi, menjadi harapan baru pemerintah China.

Dikutip autonews China, pemulihan pasar mobil China mulai meningkat, bahkan penjualan kendaraan di Wuhan juga sudah mengalami kebangkitan. Dikatakan, penjualan kendaraan malah telah meningkat sejak awal Februari, ketika itu dealer secara bertahap membuka kembali pintu mereka.

Di Wuhan, dealer telah kembali berbisnis dan beberapa dari mereka mengatakan penjualan harian telah pulih ke tingkat sebelum krisis. "Saya sangat terkejut, ini seperti booming setelah rehat dua bulan. Saya pikir penjualan akan meningkat," ujar Zhang Jiaqi, seorang perwakilan penjualan di dealer Audi di distrik Wuchang, Wuhan.

Bahkan penjualan mobil di Wuhan diprediksi bakal lebih tinggi sebelum masa pandemi virus Corona. Seperti yang disampaikan Direktur pemasaran Audi di Wuchang, Pan Fei.

potret warga wuhanpotret warga wuhan Foto: (Aly Song/Reuters)

Alasan utama penjualan mobil semakin meningkat semenjak pandemi virus Corona di wuhan, karena saat ini banyak masyarakat percaya memiliki mobil pribadi akan jauh lebih aman dibandingkan dengan menggunakan kendaraan umum.

"Konsumen di Wuhan sekarang lebih banyak yang melakukan pembelian mobil, karena mereka melihat kendaraan pribadi lebih aman daripada kendaraan umum," ujar Fan Pei.

Namun ada pergeseran, kini masyarakat Wuhan banyak memilih kendaraan kecil seperti Audi A3.

"Permintaan Audi A3 meningkat, dan kebanyakan dipilih sebagai kendaraan kedua," Fan Pei menambahkan.

Berdasarkan data penjualan kendaraan atau Asosiasi Dealer Otomotif di China, penjualan mobil secara mingguan terus mengalami peningkatan setelah di masa pandemi virus Corona mengalami penurunan sebanyak 96 persen.

Tercatat semenjak 3 Minggu pertama bulan Maret penurunan penjualan terus menurun, Minggu pertama mencapai 50 persen, Minggu kedua mencapai 44 persen, dan Minggu ketiga mencapai 40 persen. Jika kalkulasi penjualan kendaraan penumpang di China telah mencapai 66 persen dari tingkat normal, dan masih akan terus tumbuh.



Simak Video "Sebaran Kasus Aktif Corona RI Per 4 Oktober, Terbanyak di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com