Virus Corona Bikin Produksi Mobil Global Terkendala, Bagaimana di RI?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Minggu, 15 Mar 2020 16:12 WIB
PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini resmi melahirkan produk terbaru the All New Sienta dari pabrik Karawang 2.
Pabrik mobil di Indonesia sejauh ini tak terkendala. Foto: Toyota
Jakarta -

Beberapa pabrik mobil di dunia menghentikan sementara produksi mobilnya karena virus corona. Ada yang karena lockdown, ada pula yang karena kekurangan pasokan komponen.

Pada 12 Maret 2020 kemarin, Lamborghini mengumumkan pemberhentian pengoperasian sementara pabriknya di Sant'agata Bolognese, Italia. Lamborghini akan menyetop sementara waktu kegiatan produksi pabriknya selama dua minggu, antara tanggal 13 Maret sampai 25 Maret 2020.

Pabrik mobil banyak yang disetop karena corona, bagaimana pabrik mobil di Indonesia?

Produksi mobil merek Toyota yang dioperasikan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sampai saat ini masih normal.

"Belum sampai yang menyetop produksi," kata Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN, Bob Azam, kepada detikcom, Minggu (15/3/2020).

Menurut Bob, pasokan komponen masih aman. Setidaknya kondisi aman pasokan komponen itu bisa bertahan sampai akhir Maret 2020.

"April onward sedang kita monitor," ujar Bob sambil menambahkan bahwa pihaknya juga menggunakan komponen dari China, terutama di tier 1 dan tier 2.

"Produksi masih normal tapi dengan pengawasan," tambahnya.

Senada, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, mengatakan pabrik Daihatsu sampai saat ini masih normal. Amel juga menegaskan pasokan komponen untuk produksi mobil di pabrik Daihatsu masih oke setidaknya sampai Maret 2020. "Setelah itu masih monitor," katanya.

PT Honda Prospect Motor (HPM) yang memproduksi mobil Honda di Indonesia pun sama. Menurut Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, sampai saat ini kondisi pasokan baik produk maupun komponen masih aman.

Sementara itu, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengaku tak terkendala virus corona dalam pasokan mobil yang dijual di Indonesia. Aktivitas penjualan dan purnajual pun berjalan normal.

"Kita akan terus monitor perkembangan situasinya. Prioritas kita adalah wellbeing dan kesehatan karyawan dan tentunya pelanggan," Head of Communication PT Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani, kepada detikcom, Minggu (15/3/2020).



Simak Video "Kasus Mingguan Covid-19 di RI Turun 5%, Kematian Naik 28%"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)