Pabrik Mobil di Luar China 'Terjangkit' Corona

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 28 Feb 2020 15:37 WIB
Logo Land Rover
Pabrik Jaguar Land Rover di Inggris kekurangan pasokan komponen dari China. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Virus corona sudah mulai terasa ke industri otomotif di luar China. Pabrikan asal Inggris, Jaguar Land Rover, yang bergantung dengan komponen mobil buatan China ikut terjangkit virus corona.

Jaguar Land Rover menerbangkan komponen buatan China ke Inggris. Namun, wabah virus corona menyebabkan masalah bagi semua jenis industri karena pasokan komponen utama tidak bisa didatangkan dari China.

Pabrik Jaguar Land Rover di Inggris biasanya memproduksi 400.000 unit mobil per tahun. Tapi, bisa jadi akan berkurang karena pasokan komponen dari China terganggu.

"Kami aman untuk minggu ini dan untuk minggu depan. Di minggu ketiga, kami tidak memiliki komponen," kata CEO Jaguar Land Rover, Ralf Speth dikutip Automotive News Europe. "Kami telah menerbangkan komponen dalam koper dari China ke Inggris."

Diberitakan Financial Times, ada 38 komponen penting buatan China yang dibutuhkan Jaguar Land Rover. Hal itu termasuk remote kunci mobil.

Meski begitu, Jaguar Land Rover memiliki komponen yang cukup untuk bertahan memproduksi mobil hingga Maret. Tapi sepertinya produksi Maret hanya bisa dilakukan sebagian mengingat komponen yang kurang.

Jaguar Land Rover bukan satu-satunya perusahaan yang terhambat oleh wabah corona. Fiat juga harus berhenti memproduksi 500L di Serbia karena ada masalah dengan pasokan komponen audio mobil.



Simak Video "Tips Aman Berkegiatan Sehari-hari Agar Bebas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)