Senin, 24 Feb 2020 10:51 WIB

Pabrik Nissan dan Honda 'Tidur' Lebih Lama Gara-gara Corona

Rangga Rahadiansyah - detikOto
In this Jan. 26, 2020, photo released by Xinhua News Agency, members of a military medical team head for Wuhan Jinyintan Hospital in Wuhan, central Chinas Hubei province. China on Monday expanded sweeping efforts to contain a viral disease by postponing the end of this weeks Lunar New Year holiday to keep the public at home and avoid spreading infection. (Cheng Min/Xinhua via AP) Virus corona COVID-19 di China melumpuhkan aktivitas warga, termasuk pabrik mobil di sana. Foto: AP
Jakarta -

Wabah virus corona Covid-19 masih menjangkit industri otomotif di China. Pabrik mobil di sana masih tidur dari aktivitas produksi kendaraan bermotor. Itu karena wabah virus corona COVID-19.

Beberapa pabrikan asal Jepang memutuskan untuk kembali menunda aktivitas produksi di pabrik di China. Hal itu sesuai dengan arahan pihak berwenang.

Dua di antaranya adalah Honda dan Nissan. Dilansir Reuters, Honda menyebut operasi pabriknya di Wuhan--lokasi pertama virus corona menyebar--masih ditutup. Pabrik itu direncanakan beraktivitas lagi bulan depan pada 11 Maret 2020.

Nissan juga akan memperpanjang libur di pabrik yang berdiri di Xianyang, Provinsi Hubei dan Zhengzhou, Provinsi Henan. Rencananya, pabrik itu mulai beraktivitas lagi hari ini, tapi kemudian ditunda kembali.

Nissan mengatakan, penundaan aktivitas pabrik itu mengikuti arahan pemerintah di Hubei yang meminta perusahaan untuk menutup operasi produksi sampai 10 Maret.

Sementara Toyota mengatakan akan melanjutkan produksi pada hari ini di pabriknya di Chengdu di provinsi Sichuan. Keempat pabrik perakitan Toyota di China beroperasi mulai pekan ini, tapi jumlah produksinya terbatas.



Simak Video "Soal Corona, Pemerintah: Yang Sakit Jangan Didiskriminasi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com