Kamis, 20 Feb 2020 11:06 WIB

Pakai Lakban, Komputer Pintar Mobil Tesla Bisa 'Dibodohi'

Doni Wahyudi - detikOto
Tesla Model S Tesla model S bisa dikelabuhi sistem komputernya (Foto: Tesla)
Jakarta -

Dua orang peneliti berhasil 'membodohi' komputer yang tertanam di mobil Tesla. Bermodal lakban hitam, mereka menunjukkan kalau mobil pintar masih punya masalah keamanan.

Shivangee Trivedi and Mark Bereza, peneliti dari McAfee, melakukan serangkaian penelitian dan ujicoba terhadap dua type mobil Tesla selama 18 bulan. Dua type mobil tersebut adalah Tesla Model S dan Model X keluaran 2016.

Model S dan Model X merupakan mobil listrik yang dilengkapi dengan fitur 'Autopilot'. Pada intinya, fitur ini menawarkan asisten pengemudi dalam bentuk komputer pintar. Mobil bisa dibantu-kendalikan oleh komputer, namun secara kontinu pengemudi wajib tetap melakukan pengawasan.



Sasaran ujicoba pada dua mobil Tesla ini adalah pada sistem kamera yang dinamai MobilEye. Pengujian dilakukan memanfaatkan fitur 'Tesla's Speed Assist' dan 'Automatic Cruise Control'. Dua fitur ini menggunakan kamera untuk membaca marka jalan penunjuk batas kecepatan, lalu menyesuaikan dengan kecepatan mobil.

Salah satu tes yang dilakukan adalah menambahkan sebuah lakban hitam pada penunjuk batas kecepatan lalu lintas. Terlihat pada gambar di bawah ini, lakban ditempelkan di angka tiga.

Kamera mobil Tesla salah membaca angka 35 menjadi 85Kamera mobil Tesla salah membaca angka 35 menjadi 85 Foto: McAfee



Yang terjadi cukup mengejutkan. MobilEye membaca angka angka '35' sebagai '85'. Saat dilakukan tes, mobil Tesla langsung menggeber gas untuk menyesuaikan dengan angka 85 mil per jam (136 km/jam) tersebut.

Dalam penelitian yang sama, MobilEye dan komputer Tesla juga salah membaca batas kecepatan saat tanda jalan yang digunakan rusak atau terkelupas catnya.

[Gambas:Youtube]





Dikutip dari Jalopnik, kegagalan MobilEye dan sistem komputer Tesla menunjukkan kalau komputer juga memiliki batasan. Itu akan jadi pekerjaan rumah.

MobileEye merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Intel. Namun Tesla sudah berhenti menggunakan teknologi MobileEye tersebut sejak 2006 lalu.

"Model terbaru kendaraan Tesla tidak lagi menggunakan teknologi MobilEye, dan sepertinya tidak men-support untuk mampu membaca marka jalan sama sekali," tulis Shivangee Trivedi dan Mark Bereza dalam blog yang mereka publikasikan di situs McAfee.



Simak Video "Ahmad Sahroni dan Bamsoet Pimpin Klub Mobil Listrik Pertama di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com