Selasa, 18 Feb 2020 09:06 WIB

Virus Corona Gerogoti Otomotif China, Penjualan Mobil Turun 18%

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Gedung hingga Jembatan di Wuhan Bersuara Lawan Virus Corona Kota Wuhan lumpuh karena virus corona. Wabah itu juga menyerang industri otomotif. Foto: Dok. Reuters
Beijing -

Wabah virus corona Covid-19 mulai terasa menyerang industri otomotif. Industri otomotif China mulai merasakan dampak buruk dari wabah virus mematikan tersebut.

Diberitakan CNN, penjualan mobil di China, yang menjadi pasar otomotif terbesar di dunia, tercatat kurang dari 2 juta unit pada Januari 2020 lalu. Berdasarkan data Asosiasi Produsen Otomotif China, penjualan mobil di China pada Januari 2020 turun 18% dibanding Januari tahun lalu. Bulan lalu, China hanya menjual 1,94 juta unit mobil.

Kelompok industri otomotif yang didukung pemerintah China itu mengakui bahwa virus corona Covid-19 berperan dalam penurunan penjualan otomotif pada Januari 2020. Bahkan, penjualan pada Februari ini diprediksi turun lebih curam lagi.

Asosiasi itu mengatakan virus corona Covid-19 akan memberikan kejutan besar bagi industri mobil. Mereka memperkirakan dampaknya akan lebih buruk daripada saat epidemi SARS 2003 melanda. Pertumbuhan penjualan mobil di Cina melambat menjadi 13% pada April dan 8% pada Mei 2003 saat SARS menyerang.

Kini, virus corona kembali menghantam industri otomotif China yang sudah sangat tertekan. Menurut data asosiasi, penjualan mobil saat ini di sana telah menurun selama 19 bulan berturut-turun.

Menurut asosiasi, wabah corona mengganggu rantai pasokan otomotif di China. Banyak pabrik mobil di China ditutup selama berminggu-minggu. Para ahli khawatir, pabrik mobil di seluruh dunia dapat terhenti jika pemasok suku cadang dari China juga ditutup.



Simak Video "Soal Corona, Pemerintah: Yang Sakit Jangan Didiskriminasi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com