Kamis, 06 Feb 2020 15:02 WIB

Aturan Pajak Berdasarkan Emisi Gas Buang, Toyota Turun Harga?

M Luthfi Andika - detikOto
Mobil Hybrid Toyota Mobil hybrid Toyota Foto: M Luthfi Andika
Jakarta -

Pemerintah sudah mewacanakan Indonesia akan menerapkan skema pajak berdasarkan emisi gas buang, bahkan dikatakan aturan ini bakal diterapkan pada 2021. Artinya mulai tahun tersebut mobil yang memiliki emisi gas buang rendah, bakal memiliki nilai pajak yang lebih kecil.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek Toyota (APM), mengakui saat ini mereka tengah tak sabar menunggu Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) akan aturan pajak berdasarkan emisi gas buang.

"Pajak berdasarkan emisi 2021 kan? Kita sangat respect dan mendukung aturan pajak berdasarkan emisi. Apakah semuanya sudah siap? Harus siap," kata General Manager Marketing Planning Division PT TAM, Mohammad Farauk kepada detikcom.

Jika memang benar demikian, Toyota bakal turun harga tidak ya?

"Turun harga? Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)-nya kan belum keluar. Ini tergantung juklak, harga akan kita sesuaikan dengan aturan yang ada (belum tentu turun harga-Red)," katanya.

Untuk lebih jelas, dalam situs resmi Kementerian Keuangan, yang ditulis oleh Pegawai Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Joko Tri Haryanto.

Hingga saat ini, industri otomotif masih menjadi salah satu penyumbang PDB terbesar di Indonesia. Karenanya arah kebijakan pemerintah masih memberikan peluang untuk peningkatan produksi kendaraan bermotor. Namun demikian, tanpa perlu mempertentangkan kebijakan tersebut, peningkatan produksi kendaraan bermotor ke depannya wajib menjadikan indikator emisi sebagai salah satu dasar pertimbangan utama. Dengan demikian, kualitas lingkungan dan udara masih dapat dijaga bersamaan dengan upaya mengurangi tingkat kemacetan.

Mobil hybrid ToyotaMobil hybrid Toyota Foto: Rendi Herdiansyah

Peningkatan produksi kendaraan bermotor yang semakin concern dengan isu emisi lingkungan menjadi urgent ketika pemerintah juga memberikan berbagai insentif kemudahan khususnya dari sisi perpajakan. Pengembangan program Low Cost Green Car (LCGC) misalnya, pemerintah telah memberikan banyak insentif pembebasan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang sangat signifikan. Berikutnya, pemerintah juga berencana untuk memberikan kebijakan yang sama dalam pengembangan kebijakan produksi kendaraan bermotor rendah emisi/ Low Emission Carbon (LEC) dengan menggunakan acuan konsumsi BBM.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com