Selasa, 28 Jan 2020 15:39 WIB

Wabah Corona, Produsen Otomotif Ramai-ramai Tarik Pekerja dari Wuhan

Ridwan Arifin - detikOto
Media nasional China melaporkan sedikitnya 51 pasien virus corona telah dinyatakan sembuh. Hal itu membuat Wuhan perlahan bangkit. Foto: Stringer/Getty Images
Jakarta -

Wabah virus Corona yang merebak di jantung industri kota China, Wuhan membuat pabrikan mobil menarik para pekerjanya dari kota tersebut.

Dicuplik dari CNBC, Selasa (28/1/2020) beberapa produsen mobil di antaranya Honda, Nissan, dan PSA Group sudah membawa pulang karyawannya dari Wuhan.

Juru bicara dari Honda mengatakan telah memulangkan sebanyak 30 karyawan beserta keluarganya ke Jepang.

Sementara PSA Group melalui keterangan resminya mengatakan bahwa keputusan untuk membawa pulang karyawannya berdasarkan saran atas pemerintah Prancis yang tengah bekerja sama dengan pemerintah China. Juru Bicara PSA Group, Pierre-Olivier Salmon menyebut pemulangan karyawan akan dilakukan pada pertengahan minggu ini.

Produsen lain juga demikian, Nissan masih berencana untuk menarik sebagian besar karyawan dan anggota keluarga mereka dari Wuhan.

"Kami secara hati-hati mengevaluasi situasi epidemi di Wuhan, serta terus memberi informasi kepada karyawan kami, sembari menyediakan semua perlengkapan yang mereka butuhkan," tulisnya dalam pernyataan e-mail.

Sementara Toyota saat ini masih membatasi perjalanan karyawan mereka ke China. Raksasa otomotif ini masih terus memantau situasi dan kondisi perkembangan di negara itu.

Sementara itu, merek otomotif besar AS terbesar di China, General Motors menyatakan belum bisa memastikan apakah jalur produksi mobil akan kembali berlanjut setelah libur hari raya imlek yang berakhir pada 2 Februari 2020.

"GM telah membatasi perjalanan sementara ke China. Karyawan juga diingatkan untuk mengambil tindakan perlindungan yang diperlukan dari otoritas setempat, GM akan terus memantau situasi ini dengan cermat," kata juru bicar GM.

Sejumlah merek lainnya seperti Ford, Fiat dan Volkswagen juga melakukan hal yang sama terkait operasi bisnis dan perjalanan ke negara tersebut.

Sementara Tesla yang baru saja membuka pabrik pertama-nya di China, dekat Shanghai, belum memberikan informasi apapun.



Simak Video "Dukungan Relawan di Pusat Wabah COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com