Minggu, 26 Jan 2020 12:42 WIB

Kabar 'Penjegal' Avanza hingga Rush dari China

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Produsen mobil China sudah memasuki segmen-segemen gemuk di pasar otomotif Tanah Air. Selain Low MPV, mobil-mobil low SUV juga masuk ke dalam daftar 10 besar diminati masyarakat Indonesia.

Dua benang merah yang saat ini masih ditawarkan produsen asal China, harga kompetitif dengan fitur melimpah. Wuling dan DFSK, misalnya sebagai pendatang baru mencoba mendobrak pasar dengan menghadirkan mobil SUV.

Namun untuk pasar SUV sendiri, DFSK saat ini memiliki mobil SUV yang harganya bersentuhan dengan mobil kelas LMPV dan LSUV milik penguasa pasar di Tanah Air.

DFSK Glory 560 saat peluncuran varian termurah dibanderol Rp 189 juta, sedangkan melalui situs webnya saat ini dibanderol mulai dari Rp 196,5 juta (OTR Jakarta). Sebagai perbandingan, Avanza varian termurah memiliki harga Rp 197,1 jutaan.

Dengan harga yang kompetitif tersebut, mobil asal China ini dirasa bakal menyentuh dua segmen sekaligus, low SUV yang diisi oleh Terrios, Rush, hingga BR-V, bahkan untuk Avanza sekalipun.

Memang berdasarkan data penjualan Wholesales (dari pabrik ke diler) catatan 2019 masih membuat Avanza sebagai mobil terlaris di Indonesia. Mobil sejuta umat ini mampu membukukan sebanyak 86.374 unit.

Kemudian untuk LSUV sendiri, diisi Toyota Rush sebanyak 61.659 unit dan disusul Terios sebanyak 22.960 unit.

Bagaimana dengan Glory 560? Mengutip data Wholesales Gaikindo periode Agustus 2019, DFSK telah mendistribusikan 221 unit Glory 560 bermesin 1.500 cc turbo. Sedangkan secara total dari Januari hingga Desember 2020, sebanyak 1.257 unit.



Simak Video "Geber DFSK Glory 560 Jakarta-Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com