Jumat, 24 Jan 2020 20:31 WIB

Importir Tesla Tanggapi Mobil Listrik di Jakarta Bebas BBN-KB

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan insentif khusus bagi warga yang hendak beralih ke kendaraan listrik dengan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Menurut Importir Umum Tesla, Prestige Image Motorcars, kehadiran insentif itu bisa mendorong orang untuk membeli kendaraan listrik.

"Dengan adanya insentif ini seharusnya populasi mobil listrik dapat meningkat," kata Rudy kepada detikcom, Jumat (24/1/2020).

Hingga saat ini berdasarkan data replikasi Pajak Kendaraan Bermotor dan BBN-KB per tanggal 20 Januari 2020 jumlah kendaraan listrik di Bapenda DKI Jakarta masih relatif kecil, tercatat sebanyak 699 unit, terdiri dari 631 kendaraan roda dua dan 38 kendaraan roda empat.

Rudy mengatakan dengan hilangnya salah satu kewajiban tersebut, tentunya dapat menarik minat mobil listrik lebih banyak lagi.

"Kalau sudah aktif peraturan BBN-KB nol maka harga on the road akan sama seperti off the road sehingga dapat meningkatkan minat pembeli," kata Rudy.

Insentif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas KBL Berbasis Baterai ini berlaku sejak 15 Januari 2020 hingga 31 Desember 2024.



Simak Video "Ahmad Sahroni dan Bamsoet Pimpin Klub Mobil Listrik Pertama di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com