Kamis, 23 Jan 2020 18:22 WIB

Diramal Carlos Ghosn Bangkrut 2-3 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Nissan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Carlos Ghosn. Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo
Tokyo -

Mantan bos Nissan yang saat ini tengah jadi buronan Jepang, Carlos Ghosn, terus menyerang bekas perusahaannya. Dia mengatakan Nissan Motor Co bisa bangkrut dalam dua hingga tahun. Setidaknya itu disampaikan oleh Ghosn kepada pengacaranya sebelum dia lari dari Jepang.

Diberitakan Bloomberg, pengacara Nobuo Gohara yang juga mantan jaksa penuntut dan kritikus sistem peradilan Jepang, mengatakan bahwa Ghosn membuat prediksi pada tahun lalu.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa Nissan mungkin akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun," kata Gohara.

Namun, menurut Gohara, Ghosn tidak memberikan informasi lebih detail mengenai prediksinya tersebut.

Gohara menyebut dirinya bertemu dan mewawancarai Ghosn sebanyak lima kali selama periode dua bulan untuk sebuah buku yang ia tulis, tepat sebelum Ghosn kabur dari Jepang.

Pengacara itu mengatakan dia memiliki izin dari Ghosn untuk mengungkapkan rincian percakapan mereka.

Juru bicara Nissan, Azusa Momose, enggan mengomentari ramalan Ghosn itu. Mungkin omongan Ghosn ini dianggap Nissan sebagai angin lalu lantaran memang Ghosn sedang berseteru dengan Nissan karena ia merasa dijebak. Namun, perusahaan otomotif yang bermarkas di Yokohama, Jepang, itu memang mengalami penurunan penjualan mobil di China dan Eropa.

Nissan disebut juga bakal memangkas perkiraan laba dan penjualan untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2020 nanti. Diberitakan sebelumnya, Nissan mengatakan akan mem-PHK 12.500 pekerja secara global.

Sementara itu, diberitakan Reuters, Ghosn mengklaim dirinya adalah korban dari konspirasi untuk menggulingkannya dari pucuk pimpinan produsen mobil Nissan. Dia melarikan diri dari Jepang karena ia tidak dapat membela diri terhadap tuduhan pelanggaran keuangan yang tidak berdasar.

Laporan DW menyebut, Ghosn menilai tuduhan skandal keuangan itu tidak benar. "Beberapa teman Jepang saya berpikir bahwa satu-satunya cara untuk menyingkirkan pengaruh Renault pada Nissan adalah dengan menyingkirkan saya," kata Ghosn.

Dia mengatakan orang-orang seperti mantan CEO Nissan Hiroto Saikawa dan anggota dewan Nissan Masakazu Toyoda sebagai bagian dari komplotan itu. Ghosn menyebut Toyoda adalah penghubung dengan pihak berwenang Jepang.

Diramal Carlos Ghosn Bangkrut 2-3 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Nissan


Simak Video "Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diburu Interpol"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com