Kamis, 23 Jan 2020 07:17 WIB

Ada 2,7 Juta Lagi Mobil Honda yang Terkena Masalah Airbag

Rizki Pratama - detikOto
Airbag di setir mobil Honda. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Honda pada hari Selasa (21/1/2020) lalu menyatakan akan melakukan penarikan pada 2,7 unit mobilnya yang dijual di Amerika Utara. Airbag semua mobil tersebut berpotensi menyebabkan fatalitas pada penumpangnya.

Penarikan kali ini berdampak pada model lain yang sebelumnya juga telah dilakukan bersama dengan merek mobil lain. Namun penyuplai airbag ini masih sama, yaitu Takata.

Penarikan kali ini meliputi mobil Honda produksi tahun 1996 hingga 2003. Honda mengatakan sangat tegas terhadap potensi bahaya airbag ini yang telah menelan korban.

Sebanyak 2,4 juta mobil Honda ini dideteksi berada di Amerika Serikat dan 300.000 ribu di Kanada. Honda belum menyimpulkan berapa unit mobil yang terdampak masalah ini di negara lainnya.

Takata sendiri telah mengeluarkan pemberitahuan kerusakan baru pada bulan November lalu untuk inflator dari empat produsen mobil, termasuk Honda.

Honda mengatakan ada kendaraannya berpotensi terpapar tingkat kelembaban yang luar biasa tinggi. Jika hal itu terjadi, airbag bisa mengembang dengan kekuatan yang berlebihan saat tidak dibutuhkan. Material logam bisa berteberan hingga melukai penghuni mobil.

Penarikan ini mencakup inflator airbag pengemudi yang diproduksi dengan non-azide propellant. Honda mengatakan semua inspeksi dan perbaikan akan dimulai dalam waktu sekitar satu tahun, karena suku cadang pengganti dari pemasok alternatif belum tersedia.

Produsen asal Jepang itu mengaku menyesali ketidaknyamanan oleh situasi ini kepada pelanggan. Honda mengakui bahwa perbaikan ini berjalan sangat lambat dan tidak dapat memastikan memberikan jaminan pada airbag peggantinya.



Simak Video "Keren! Ini Pelindung Smartphone Buatan Mahasiswa Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com