Selasa, 21 Jan 2020 08:04 WIB

Round-Up

Akal-akalan Pengendara biar Lolos dari Ganjil-Genap

M Luthfi Andika - detikOto
Ganjil genap. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta sudah lama menerapkan pembatasan kendaraan pribadi dengan metode ganjil genap. Peraturan ini berlaku di jam-jam tertentu, khususnya di jam sibuk saat pagi hari dan sore hari.

Namun, ada saja pengendara yang mengakali pembatasan kendaraan dengan ganjil genap ini. Mereka menunggu sampai jam ganjil genap selesai baru melintas di jalan tersebut dengan cara yang tidak tepat.



Ada satu fenomena menarik yang dilakukan pengendara untuk mengakali ganjil genap. Yakni dengan memperlambat laju kendaraan untuk menunggu jam ganjil-genap selesai.

Untuk memperlambat kendaraan, mereka menggunakan jalur lambat hingga bahu jalan. Tak cuma itu, tak sedikit juga yang menunggu ganjil genap sambil berhenti di pinggir jalan.

Namun saat waktu Ganjil-Genap sudah selesai (sudah lewat jam 10.00 WIB atau 20.00 WIB), pengendara menambah laju kecepatan dan lolos dari aturan Ganjil-Genap agar tidak terkena tilang.



Perilaku ini tentu sangat disayangkan, mengingat aturan Ganjil-Genap diberlakukan untuk bisa membuat lebih nyaman pengendara di jalanan.

detikcom kerap melihat perilaku berkendara yang memperlambat laju berkendara demi menunggu waktu Ganjil-Genap berlalu. Bahkan perilaku ini kerap memperlambat pengendara lainnya yang ingin melaju lebih cepat di jalan bebas hambatan. Diingatkan kembali untuk tidak melakukannya ya, detikers. Karena saat ini Pemprov DKI Jakarta terus berbenah agar masyarakat bisa menggunakan kendaraan umum yang nyaman, aman dan tentram.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5


Simak Video "Sambut Tahun Baru, Ganjil Genap Tak Berlaku Sore Ini Sampai Besok"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com