Selasa, 14 Jan 2020 09:27 WIB

Geely Caplok Saham Aston Martin 19,9 Persen

M Luthfi Andika - detikOto
Aston Martin. Foto: Ari Saputra Aston Martin. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Setelah memiliki saham Volvo dan Lotus, kini produsen mobil ternama asal China, Geely, dikatakan sudah melahap saham 19,9 persen milik produsen otomotif asal Inggris, Aston Martin.

Kabar ini tertulis dalam Financial Times dan Autocar, memang hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kedua pabrikan berbeda negara ini. Namun kabar ini mencuat setelah miliarder Lawrence Stroll mengatakan akan menjual saham dirinya di Aston Martin sebesar 19,9 persen atau sekitar 200 juta poundsterling.

Langkah ini diambil setelah Aston Martin dianggap tidak mengalami kenaikan. Dikatakan, Aston Martin hanya menjual 5.819 unit mobil sepanjang 2019, atau mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan 2018. Bahkan Andy Palmer orang nomor satu Aston Martin mengatakan 2019 menjadi tahun yang mengecewakan.



"Sementara kami kecewa dengan kinerja perdagangan pada tahun 2019, fokus kami sekarang adalah pada revitalisasi bisnis, meluncurkan DBX dan memastikan pertumbuhan yang menguntungkan dalam jangka menengah," tambah Palmer waktu itu.

Dan isu santer akan peran Geely memiliki saham Aston martin semakin kencang, setelah Aston Martin mengakui bahwa mereka siap bekerja sama dengan pengusaha Timur Tengah, India atau China, demi keselarasan bisnis.



Terakhir, sebagai catatan hingga saat ini saham Aston Martin mayoritas dimiliki oleh Adeem atau dari Primewagon Group asal Kuwait, Strategic European Investment Group, beberapa perusahaan asal Italia, serta Daimler sebesar 4 persen.


Geely Caplok Saham Aston Martin 19,9 Persen


Simak Video " Aston Martin New Vantage, Harganya di Atas Rp 5 M"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com