Kamis, 09 Jan 2020 16:33 WIB

Mimpi Ghosn Bikin Aliansi Nissan Jadi Raja Otomotif Dunia Kandas

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: REUTERS / Issei Kato
Beirut - Mantan bos Aliansi Renault Nissan Mitsubishi, Carlos Ghosn, menghadapi tuduhan skandal keuangan. Ia lari dari Jepang dan mengadakan konferensi pers yang menjelaskan tuduhan skandal tersebut.

Konferensi pers itu meluas ke banyak pembahasan. Dilaporkan CNBC, Ghosn juga menyinggung soal wacana merger pabrikan Amerika, Fiat Chrysler Automobile (FCA), dengan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang gagal terjalin.



Ghosn menyebutkan diskusi Fiat Chrysler untuk bergabung dengan aliansi otomotif global. Dia bercerita juga soal pembicaraan merger dengan bos Fiat Chrysler.

Namun, diskusi soal merger FCA dengan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi itu berantakan setelah penangkapan Ghosn. Hingga akhirnya, FCA malah bergabung dengan produsen mobil Prancis lainnya, Peugeot S.A (PSA) Group, pesaing utama Renault.



"Ini tidak bisa dipercaya. Bagaimana Anda bisa kehilangan itu? Bagaimana Anda bisa kehilangan kesempatan ini untuk menjadi pemain dominan di industri ini?" kata Ghosn.

"Saya telah mengontak FCA. Kami memiliki banyak kesepakatan. Kami berdiskusi sangat baik. Sayangnya, saya ditangkap sebelum kami menyepakati (kolaborasi dengan FCA)," tambah Ghosn.
Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com