Senin, 06 Jan 2020 14:08 WIB

Mobil Diesel Nggak Pakai Busi, Ini Bagian yang Rentan saat Banjir

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil diesel libas banjir Foto: Screenshot Instagram
Jakarta - Memasuki curah hujan yang tinggi menyebabkan genangan atau banjir di sejumlah ruas jalan. Mobil diesel yang menerjang banjir bisa berpotensi merusak beberapa komponen.

Meski diklaim lebih handal dalam urusan melibas banjir, mobil diesel pada dasarnya tetap sama dengan mobil bensin. Mesin akan mati jika air sampai masuk ke ruang bakar.

Ia mengungkapkan masuknya air ke bagian mesin diesel disebabkan satu sumber, yakni filter udara.

"Sistem 'air-intake' turbocharger sangat rentan terhadap masuknya air. Apalagi lagi dengan ECU-nya," kata Pengamat Otomotif sekaligus Dosen Institut Teknologi Bandung, Yannes Pasaribu saat dihubungi detikcom.


Saat menerobos banjir, pengemudi diharapkan mengetahui ketinggian air agar tidak melebihi air intake, sebab bila terlewat mesin tetap akan mati seperti mobil bensin.

"Jika menggunakan turbocharger, mesin diesel maupun mesin bensin mendapatkan suplai oksigen yang dimampatkan, sehingga campuran oksigen dengan BBM (solar maupun bensin) semakin pekat," ujarnya.


Memang salah satu ketahanan mesin diesel terhadap genangan air karena tidak terdapat pengapian seperti di mobil bensin. Keunggulan lain, mobil dinilai lebih irit Bahan Bakar Minyak dan torsi maksimum lebih mudah dicapai pada putaran rendah.

"Mesin diesel bekerja dengan memanfaatkan rasio kompresi yang sangat tinggi untuk membakar solar yang memiliki daya bakar jauh lebih rendah dari bensin (sekitar 40-bar) ditambah dengan suhu yang juga tinggi di sistem pembakaran internalnya sehingga mampu membakar solar," ungkap Yannes.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com