Round-Up

Kritik Crazy Rich Priok Soal Cara Polda Jatim Sita Mobil Mewah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 19 Des 2019 08:10 WIB
Mobil mewah yang disita Polda Jatim. Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Jakarta - Beberapa pihak sedang gencar memburu kendaraan bermotor khususnya kendaraan mewah yang belum membayar pajak. Di Jawa Timur, setelah kejadian terbakarnya Lamborghini yang ternyata tidak dilengkapi surat-surat, Polda Jawa Timur (Jatim) juga gencar memburu mobil mewah supercar yang belum membayar pajak.

Mobil-mobil tersebut kemudian disita. Ada beberapa mobil mewah yang disita Polda Jatim, seperti mobil Ferrari, McLaren, hingga Lamborghini. Namun, langkah Polda Jatim dalam menyita mobil mewah itu dikritik Ahmad Sahroni, anggota DPR RI yang mendapat julukan 'Crazy Rich Tanjung Priok'.




Roni, sapaan akrabnya menilai langkah penyitaan mobil mewah yang dilakukan Polda Jatim itu kurang tepat. Soalnya, mobil-mobil tersebut diangkut saat dalam keadaan parkir di rumah, bukan digunakan di jalan raya.

"Polda Jatim melakukan tindakan sewenang-wenang dengan mendatangi rumah-rumah orang yang memiliki supercar pada jam tengah malam di saat orang sedang tertidur," kata Roni memberikan kritiknya melalui akun Instagram Stories @ahmadsahroni88.



Menurutnya, petugas yang mendatangi rumah pemilik mobil mewah meminta ditunjukkan surat-surat kendaraannya. Pemilik mobil pun menunjukkan STNK.

"Diberikan STNK malah minta BPKB yang BPKB tersebut ada di Deposit Box Bank tapi petugas minta di perlihatkan. Masa jam 23.00 BPKB suruh ambil di bank yang tutup," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4


Simak Video "Gelar Razia, Petugas Temukan Mobil Mewah Nunggak Pajak 7 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]