Salah satu importir umum, Prestige Image Motorcars mengakui PPnBM yang tinggi telah mempersulit bisnisnya. Menghadapi hal tersebut, menjual mobil listrik seperti Tesla bisa dikatakan menjadi pelampung penyelamat di tengah sulitnya menarik konsumen supercar baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak menyebutkan secara rinci berapa peningkatan penjualannya, Rudy mengatakan paling tidak Tesla telah memberikan napas untuk keberlangsungan Prestige. Terbukti memang beberapa waktu belakang mobil-mobil terbaru yang diimpor prestige adalah Tesla ditambah lagi harga Tesla lebih realistis dibanding supercar.
"Lumayan ada (peningkatan) jika dibandingkan dari supercar, nggak spesifik tapi lebih ada (peningkatan) karena harganya lebih terjangkau," ungkapnya.
Rudy juga menegaskan untuk sementara ini Prestige akan berfokus pada penetrasi Tesla di pasar Indonesia. Ditambah lagi Pemprov DKI akan membebaskan bea balik nama kendaraan listrik sehingga akan menyebabkan harga mobil listrik lebih terjangkau.
"Sementara itu aja, kita lagi fokusin di Tesla dulu," tutupnya.
Halaman 3 dari 2
Simak Video "Video: Tesla Raup Pendapatan Rp 417 T di Akhir Tahun 2025"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?