Senin, 16 Des 2019 10:42 WIB

Pajak Supercar Mahal, Importir Diselamatkan Mobil Listrik

Rizki Pratama - detikOto
Mobil Listrik Tesla yang dijual di Indonesia oleh Prestige. Foto: Pradita Utama Mobil Listrik Tesla yang dijual di Indonesia oleh Prestige. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) supercar sempat naik menjadi 125 persen meski kini telah disesuaikan kembali menjadi 95 persen. Kendati begitu, penurunan itu tak mampu memberikan pengaruh besar terhadap pembelian supercar baru di Indonesia.

Salah satu importir umum, Prestige Image Motorcars mengakui PPnBM yang tinggi telah mempersulit bisnisnya. Menghadapi hal tersebut, menjual mobil listrik seperti Tesla bisa dikatakan menjadi pelampung penyelamat di tengah sulitnya menarik konsumen supercar baru.



"Untuk sekarang mobil listrik karena PPnBM supercar kan masih tinggi jadi penjualan juga lesu jadi mau nggak mau kita diversifikasi ke mobil listrik," ujar Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Tidak menyebutkan secara rinci berapa peningkatan penjualannya, Rudy mengatakan paling tidak Tesla telah memberikan napas untuk keberlangsungan Prestige. Terbukti memang beberapa waktu belakang mobil-mobil terbaru yang diimpor prestige adalah Tesla ditambah lagi harga Tesla lebih realistis dibanding supercar.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ahmad Sahroni dan Bamsoet Pimpin Klub Mobil Listrik Pertama di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com