Jumat, 08 Nov 2019 07:08 WIB

Kiprah GM, Pionir Otomotif RI Kini Kibarkan Bendera Putih

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: M Luthfi Andika


Lanjut pada 2011, GM kembali mengaktifkan diri di Indonesia dengan menginvestasikan kembali dana senilai US$ 150 juta. Setahun setelahnya, GM membangun kembali fasilitas pabrik di Bekasi dan pada 2013 pabrik tersebut aktif lagi untuk memproduksi Chevrolet Spin.

Pabrik perakitan mobil Chevrolet di Bekasi yang produksi mobil Chevrolet Spin.Pabrik perakitan mobil Chevrolet di Bekasi yang produksi mobil Chevrolet Spin. Foto: Dok. General Motors Indonesia


Namun, usia pabrik yang memproduksi Chevrolet Spin itu tak lama setelah aktif lagi pada 2013. Pada Juni 2015, GM memutuskan untuk menyetop aktivitas produksi Chevrolet Spin di pabrik yang terletak di Pondok Ungu, Bekasi, tersebut.

Pabrik perakitan mobil Chevrolet di Bekasi setop produksi pada Juni 2015. Pabrik perakitan mobil Chevrolet di Bekasi setop produksi pada Juni 2015. Foto: Dok. General Motors Indonesia




Sejak 2015 sampai saat ini, GM hanya fokus menjual mobil merek Chevrolet yang diimpor dari luar negeri. Chevrolet Spin yang diproduksi di pabrik Bekasi itu pun sudah tak dijual lagi.

Sayangnya, merek mobil asal Amerika Serikat itu kembali menyerah. Mulai akhir Maret 2020, GM memutuskan untuk tidak lagi jualan mobil Chevrolet di Indonesia. Hal itu diputuskan lantaran kurang diterimanya mobil Chevrolet di pasar otomotif Tanah Air.

"Di Indonesia kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan keuntungan berkesinambungan. Faktor-faktor ini juga membuat kegiatan-kegiatan operasional kami menjadi semakin terpengaruh oleh faktor-faktor yang lebih luas di Indonesia seperti pelemahan harga komoditas dan tekanan mata uang asing," ungkap President GM Asia Tenggara, Hector Villareal dalam keterangan resminya, Senin (28/10/2019).
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com