Selasa, 05 Nov 2019 15:26 WIB

'Mobil Terbang' Salah Injak Pedal, Ciri Sopir Tak Kenal Karakter Mobil

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil terbang yang menabrak ibu-ibu jogging Foto: DOK.Kepolisian 'Mobil terbang' yang menabrak ibu-ibu jogging Foto: DOK.Kepolisian
Jakarta - Kecelakaan akibat kelalaian pengemudi terjadi di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau pekan kemarin. Mobil SUV yang dikendarai perempuan berinisial FL (23) menghantam pejalan kaki yang sedang jogging. Kejadian ini bermula saat sopir salah injak pedal.

Berangkat dari kejadian tersebut ada beberapa faktor yang menyebabkan pengemudi lepas kendali. Seperti yang diungkapkan Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto.


Pertama, sang sopir besar kemungkinan panik. Rasa panik timbul akibat berbagai macam hal. Alhasil, niat menginjak pedal rem malah menginjak pedal gas.

Selain panik, faktor penyumbang angka kecelakaan lainnya adalah hilangnya konsentrasi. "Mungkin sedang melakukan aktivitas lain saat mengemudi," tutur Andry kepada detikcom.

Terakhir ia menyoroti kemungkinan pengemudi belum mengenal karakter mobil sehingga ia tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan.

"Mungkin juga pengemudi belum paham batas diri dan kendaraan. Beberapa kendaraan punya power berlebih dan akan bahaya jika yang empunya tidak mengerti cara mengendalikannya," ujar Andry.


Ia menambahkan khususnya pada mobil matic, ada beberapa karakter yang seharusnya dimengerti oleh pengemudi.

"Pada transmisi matic, tuas D kecepatan makin tinggi jika makin ditekan. Bisa juga (pengemudi) belum terbiasa (mengendarai mobil matic)," tutur Andry.



Kecelakaan ini terjadi pada sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu (2/11), di kompleks Harbour Bay. Saat itu FL mengemudikan mobil warna hitam bernomor polisi BP-1916-AM.

"FL lepas kendali karena salah menekan gas, yang seharusnya ditekan adalah rem. Mobilnya loncat karena menabrak pembatas jalan," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga saat dimintai konfirmasi, Senin (4/11/2019).


FL bukanlah pemilik mobil, sang empunya merupakan perempuan berinisial SL (26) saat itu memarkirkan mobilnya bernomor polisi BP 1916 AM di kawasan Harbour Bay, Batam. SL dan FL menurut polisi sebelumnya menginap di rumah temannya kawasan Bukit Indah Sukajadi pada Jumat (1/11) malam.

Pada pagi hari, FL dan SL menumpang taksi online untuk mengambil mobil yang diparkir. SL, pemilik mobil, meminta FL mengemudikan kendaraan. "Karena ngantuk, pemilik (SL) kasih bawa temannya," sambung Erlangga.

Setelah menginjak gas, mobil yang dikemudikan FL melompat ke seberang jalan setelah menghantam pembatas jalan. Korban perempuan bernama A Tju terkena hantaman bodi mobil.

Simak Video "Tips Berkendara Aman Saat Bencana Gempa"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com