Rabu, 16 Okt 2019 15:57 WIB

Toyota Yakin RI Bisa Jadi Basis Produksi Baterai Kendaraan Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Toyota Prius Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Foto: dok PT Toyota-Astra Motor Toyota Prius Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Foto: dok PT Toyota-Astra Motor
Jakarta - Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia menilai, Indonesia memiliki peluang besar menjadi basis produksi baterai kendaraan ramah lingkungan.



Hal tersebut disampaikan disampaikan Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, di Bali. Anton mengatakan banyaknya bahan baku baterai kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

"Indonesia memiliki bahan material yang sangat banyak untuk bisa memproduksi baterai kendaraan listrik atau hybrid," kata Anton.

Toyota Corolla AltisToyota Corolla Altis Foto: Ridwan Arifin/detikOto


Anton bahkan memprediksi ke depannya bisa saja kendaraan dijual berdasarkan wilayah seperti mobil ASEAN. Satu mobil hasil kolaborasi dari berbagai negara dan dijual ke benua lainnya.



"Bisa saja Toyota ke depannya berkolaborasi untuk kendaraan ramah lingkungan di ASEAN," katanya.

"Malaysia sudah produksi inverter, Thailand produksi motor listriknya, dan Indonesia berpeluang untuk memproduksi baterai. Kalau seperti ini, kita bisa bekerja sama dan bisa memasuki pasar ASEAN," tambahnya.

Simak Video "Mengenal Kecanggihan Mobil Menteri Jokowi Seharga Rp 1,5 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com