Rabu, 09 Okt 2019 16:14 WIB

Jadi Kota Termacet se-RI, Bandung Mau Terapkan Ganjil-genap?

Dina Rayanti - detikOto
Ruas jalan ganjil genap di Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho Ruas jalan ganjil genap di Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kota termacet di Indonesia tak lagi ditempati oleh Jakarta. Kini posisi Jakarta sebagai kota termacet se-Tanah Air digeser oleh Bandung seperti tercantum dalam Update of the Asian Development Outlook September 2019 yang dirilis Asian Development Bank (ADB).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun tengah menyiapkan beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah kemacetan tersebut. Bahkan pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun juga mempertimbangkan untuk menerapkan ganjil genap seperti di Ibu Kota Jakarta.


"Semua yang baik-baik kita praktikkan," ungkap Kang Emil dikutip dari CNBC Indonesia.

Di sisi lain, yang sudah pasti dikerjakan adalah perbaikan moda transportasi publik. Dia ingin masyarakat tidak banyak menggunakan kendaraan pribadi dalam bertransportasi.

"Itu salah satu kebijakan agar orang turun dari kendaraan pribadi dan mulai bergerak dengan cara-cara lain," tambahnya.

Di Jakarta, perluasan ganjil genap di beberapa ruas diklaim cukup efektif menurunkan volume kendaraan. Tak cuma itu, tercatat penumpang TransJakarta meningkat hingga 12 persen.


"Jadi selama sebulan kemarin untuk peningkatan jumlah penumpang angkutan umum 12% untuk TransJakarta. Kecepatan kendaraan bertambah dari 25 km/jam menjadi 28,5 km/jam. Kemudian volume lalu lintas penurunannya 29,58% hampir 30%," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Untuk kualitas udara, Syafrin juga menyebut ada perbaikan. "Untuk kualitas udara untuk pm 2,5 terjadi penurunan yang signifikan untuk yang di Kelapa Gading rata-rata 22%," kata Syafrin.

Simak Video "Adu Ganteng Mobil Modifikasi IAM di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com