Selasa, 01 Okt 2019 08:46 WIB

IOI Tak Terlibat Konsep ASEAN CAR yang Digagas Mahathir-Jokowi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Momen Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat disopiri PM Mahathir Mohamad. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr Momen Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat disopiri PM Mahathir Mohamad. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Jakarta - Indonesia dan Malaysia sepakat melontarkan gagasan proyek ASEAN Car. Saat berkunjung ke Indonesia pada akhir Juni 2019 lalu, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad yang bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan gagasan untuk membuat ASEAN Car.

ASEAN Car ini adalah sebuah kendaraan berupa mobil yang diproduksi dan dipasarkan di negara-negara ASEAN. Dalam hal ini, Institut Otomotif Indonesia (IOI) menegaskan tidak terlibat dalam pembuatan konsep ASEAN CAR itu.

"Dalam hal ASEAN CAR, IOI tidak terlibat dalam pembuatan konsep desain dan keputusan antar-negara, karena ini domainnya pemerintah (G to G) dan perencanaannya," kata Presiden IOI I Made Dana Tangkas melalui keterangan secara tertulis, Selasa (1/10/2019).

Memorandum of Understanding (MoU) antara IOI dan Malaysia Automotive, Robotics, and Internet of Things (MARii/dahulu dikenal dengan nama Malaysia Automotive Institute/MAI) berfokus pada kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri otomotif di ASEAN, Industri Kecil dan Menengah (IKM) di masing-masing negara dan business matching, pengembangan standar dan peraturan mengenai produk dan komponen otomotif, dan kerja sama penelitian dalam pengembangan Peta Jalan industri otomotif.

IOI, salah satu organisasi independen dan non profit yang bergerak dalam bidang pengembangan industri otomotif di Indonesia dan regional ASEAN serta global, tak membuat mobil ASEAN. Aktivitas IOI saat ini melakukan pengembangan SDM Industri Otomotif melalui pembuatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor industry otomotif bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI, pengembangan IKM dan Bahan Bakar bersih (green fuel).

"Saat ini IOI bersama Kementerian Perindustrian RI melakukan pengembangan SDM sektor Industri Otomotif, IKM sektor Industri Otomotif, dan juga Green Fuel," kata I Made Dana Tangkas.

Ke depannya, IOI akan terus mengembangkan ekosistem industri otomotif di Indonesia agar lebih mandiri, berkeadilan dan berkelanjutan. Targetnya adalah Indonesia memiliki SDM yang unggul kompeten dan profesional, IKM sektor Otomotif yang memiliki daya saing yang tinggi di level regional maupun global. Serta mendorong penggunaan bahan bakar yang bersih dalam rangka mendukung program langit biru dan mencegah pemanasan global, termasuk mendukung percepatan Kendaraan Bermotor Listrik di Indonesia.

Simak Video "Angin Segar untuk Go-Jek di Tengah Kontroversi Mengaspal di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com