Jumat, 13 Sep 2019 07:37 WIB

Gaikindo Bingung Kenapa Esemka Disebut Mirip Mobil China

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Mobil Pikap Esemka. Foto: Ragil Ajiyanto Mobil Pikap Esemka. Foto: Ragil Ajiyanto
Makassar - Senada dengan pemerintah, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku keheranan kenapa sebagian masyarakat Indonesia terus mencibir Esemka sebagai mobil yang mirip mobil China. Padahal ada mobil lain yang mirip dengan mobil lainnya, tapi nggak seheboh Esemka.

"Saya bingung orang ngomong begitu, sekarang lihat Anda lihat merek China ada Wuling, DFSK. Ada yang mirip dengan model lain? Ada, Wuling dengan Chevrolet. Kok nggak dinyinyirin?" tanya Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi kepada media di Makassar, Sulsel, Selasa (11/9/2019) malam lalu menjelang pelaksanaan GIIAS Makassar.



Nangoi tidak mempermasalahkan kemiripan itu karena menurut dia yang penting mobilnya sudah dibuat di Indonesia.



"Kalau dibuat di Indonesia berarti ada investasi, penyerapan tenaga kerja, tidak ada pelarian devisa karena kalau perlu mobil dibuat di Indonesia. Mudah-mudahan bisa lebih bagus sehingga bisa diekspor. Masalah nyinyir ya capek nanti," ujarnya.

Gaikindo sendiri mengaku terbuka kalau Esemka ingin menjadi anggotanya. "Saya lihat positif saja, yang penting produksi di Indonesia dan menggunakan merek lokal," tutupnya.




Simak Video "Mobil Listrik Tercepat di Dunia Ini Hanya Dibuat 50 Unit"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com