Kamis, 12 Sep 2019 10:49 WIB

Tidak Ada Listrik Terbuang Saat Lupa Cabut Charger Mobil Listrik

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Dadan Kuswaraharja Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Saat mengisi bensin ada kemungkinan bensin terbuang jika lupa menarik noozle dari mulut tangki. Untuk mobil listrik tidak ada energi terbuang ketika baterainya telah terisi penuh.

Oleh karena itu untuk pemilik mobil listrik yang mengisi dayanya di rumah dipastikan tidak akan mengalami kerugian.


"Keputusan untuk penghentian charging ada di mobil karena yang tahu kapasitasnya di mobil sendiri meski memberikan listrik tapi tidak tersambung jadi tidak ada pengeluaran biaya meskipun tidak tersambung mobil akan menghentikan sendiri," kata Offer Marketer PT Schneider Indonesia, Frankco Nasarino Nainggolan saat ditemui di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Ia juga mengungkapkan bahwa ada beberapa kendaraan yang tidak menggunakan kemampuan baterainya secara penuh.

"Namanya baterai nggak bisa selamanya, setiap mobil punya strategi sendiri untuk pengisian dayanya, ada yang maksimal 80 persen itu tergantung masing-masing mobil," lanjutnya.


Schneider Electric saat ini sedang melakukan diskusi dengan APM Indonesia untuk kerjasama penyediaan alat pengisi daya dalam paket pengisian daya. Untuk saat ini secara global, Schneider telah menjalin kerjasama dengan BMW.

"Saat ini yang sudah ada (APM) belum di Indonesia. Di global BMW pakai dari kita kalau Indonesia memang belum. R&D lokal buatan sini ada arahnya ke situ sedang menimbang apakah sesuai dengan pengembangan mereka atau tidak," tukas Rino.

Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com