Distribusi Lancar karena Tol, Harga Mobil di Sumatera Turun?

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 10 Sep 2019 10:08 WIB
Toyota Avanza. Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
Palembang - Ruas tol Bakauheni-Kayu Agung (Palembang) yang baru dibangun pemerintah akan berefek kepada proses distribusi barang yang makin cepat dan efisien. Jika proses pengiriman produk otomotif seperti mobil sudah bisa lebih cepat, apakah nantinya berefek ke harga jual?

Dijelaskan Branch Manager Auto2000 Tajung Api-api Herry Deswanto, adanya jalan tol yang membuat proses distribusi jadi lebih efisien tidak lantas membuat harga mobil menjadi lebih murah. Sebab selama ini aktivitas ekspedisi tidak selalu mengandalkan jalur darat.



"Kalau mobil Toyota selama ini dikirim TAM melalui jalur laut, jadi pakai kapal, memang pakai container darat juga ada, tapi sifatnya tambahan," kata Herry kepada detikcom di Palembang, belum lama ini.

Lanjut Herry, distribusi menggunakan kapal laut atau truk container sebenarnya sama saja ongkos yang perlu dikeluarkan.



"Sebenarnya kalau distribusi pakai jalur laut atau darat, bagi kami sama saja. Tapi kalau pakai laut, pakai kapal, dia bisa isi banyak, dan safety-nya juga lebih bagus. Dan sampai sini juga lebih nyaman," lanjutnya.

Alih-alih berefek ke harga mobil yang turun, adanya ruas tol sepanjang 365 km di Sumatera itu justru lebih berdampak ke konsumennya sendiri. Artinya, banyak konsumen mobil baru bermunculan supaya bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur tersebut.

Simak Video "Rest Area 'Kontainer' Berjejer di Tol Terpanjang RI"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)