Sabtu, 07 Sep 2019 16:30 WIB

6 Fakta Toyota Mark X, Mobil "Langka" yang Terlibat Kecelakaan di Bintaro

Virgina Maulita Putri - detikOto
6 Fakta Toyota Mark X, Mobil Langka yang Terlibat Kecelakaan di Bintaro Foto: Pool (carscoops) 6 Fakta Toyota Mark X, Mobil "Langka" yang Terlibat Kecelakaan di Bintaro Foto: Pool (carscoops)
Jakarta - Kecelakaan beruntun terjadi di Bintaro, Tangerang Selatan pada Jumat (6/9/2019) sore. Salah satu mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah mobil yang termasuk langka di Indonesia yaitu Toyota Mark X.

Selain Toyota Mark X, kecelakaan tersebut juga melibatkan Toyota Sienta, Toyota Innova dan satu truk. Mobil berwarna hitam yang sudah dimodifikasi tersebut menderita kerusakan yang cukup parah karena tergencet di depan dan belakang.



Mobil ini terbilang langka di Indonesia karena hanya terjual ratusan unit dan saat ini sudah tidak lagi dijual oleh Toyota. Berikut fakta-fakta seputar Toyota Mark X yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Penerus Toyota Mark II

Toyota Mark X pertama kali debut pada tahun 2004 sebagai penerus dari Toyota Mark II. Mark II sendiri pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 1968.

Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik, Mark II telah menelurkan sembilan generasi berbeda hingga akhirnya versi sedan dihentikan pada tahun 2004. Saat itulah Mark X mengambil alih, dan ketika dua generasi berbeda ini dilahirkan mobil ini menerima banyak pembaruan dari 2009 hingga sekarang.

2. Dua Generasi Mark X

Sejak tahun 2004, telah hadir dua generasi Toyota Mark X. Generasi pertamanya beredar di Jepang pada tahun 2004-2009 sedangkan generasi keduanya muncul pada tahun 2009 hingga sekarang.

Generasi kedua Mark X dibekali dengan pilihan mesin 2.5L 4GR-FSE V6 dan 3.5L 2GR-FSE V6 dengan daya pacu 302-314 bhp. Mark X generasi dua telah beberapa kali mendapat facelift, seperti pada tahun 2012 dan 2016.

3. Harga Toyota Mark X di Indonesia

Toyota Mark X pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2012 sebagai alternatif yang lebih premium dari Toyota Camry. Mobil ini didatangkan dalam jumlah terbatas dan dibanderol dengan harga Rp 595 juta.

Pada tahun 2013, untuk menarik minat calon pembeli harga Mark X dipangkas sampai Rp 185 juta, menjadikan harganya turun sekitar Rp 410 juta.



4. Hampir Jadi Taksi di Indonesia

Ketika datang di Indonesia, Toyota Mark X awalnya hendak dijadikan armada taksi premium untuk mendampingi mobil mewah lainnya seperti Mercedes-Benz E Class. Tapi rencana tersebut gagal karena karena ada sejumlah konsumen private Toyota yang enggan kalau Mark X dijadikan armada taksi.

5. Produksi Dihentikan

Toyota memutuskan untuk menghentikan produksi Mark X pada bulan Desember 2019 mendatang. Mereka pun akan meluncurkan Mark X Edisi Final 250S dan 250S Four di pasar domestiknya.

Mark X Final Edition hadir dengan fitur eksterior dan interior yang membedakannya dari sisa jangkauan. Di bagian luar, ia memiliki velg dual-spoke 18 inci dan bumper depan khusus, sementara pelanggan dapat memilih antara tiga warna berikut untuk tubuh: White Pearl Crystal Shine, Silver Metallic dan Precious Black Pearl.

6. Terlibat Kecelakaan di Bintaro

Toyota Mark X terlibat dalam kecelakaan beruntun di Bintaro bersama dua mobil lainnya dan sebuah truk. Awal tabrakan terjadi saat pengemudi truk bernama Wahyu menabrak mobil Toyota Mark X saat melintas di depan ruko Bintaro Arcade, sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (6/9/2019).

Mobil berwarna hitam yang sudah dimodifikasi itu rusak karena tergencet di depan dan belakang.

Sementara itu di belakang truk dari video yang dilihat detikcom, ada satu lagi mobil yang cukup langka di tanah air, BMW Cabriolet 328. Mobil Seri 3 ini harganya di pasaran masih cukup mahal di kisaran Rp 350 jutaan.

Namun tidak seperti Mark X, mobil ini sepertinya tidak mengalami tabrakan dan berhenti di saat yang tepat. Dari beberapa sumber detikcom menyebutkan, mobil Mark X tengah konvoi bareng mobil BMW ini sebelum tertabrak.

Simak Video "Bijak Mengendarai Skuter Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/lus)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com