Rabu, 04 Sep 2019 17:15 WIB

Lamborgini Sian Banteng Italia Pertama Bertenaga Hybrid

Dina Rayanti - detikOto
Lamborghini Sian. Foto: Lamborghini Lamborghini Sian. Foto: Lamborghini
Sant'Agata Bolognese - Produsen mobil sport asal Italia Lamborghini tak ingin ketinggalan di era mobil listrik ini. Pabrikan dengan julukan banteng Italia itu baru saja merilis mobil sport hybrid pertamanya di ajang Frankfurt Motor Show 2019 yang dinamakan Lamborghini Sian.

Sian disiapkan Lamborghini untuk menyambut masa depan yang sudah mulai fokus pada kendaraan elektrifikasi. Meski mengusung mesin hybrid, DNA Lamborghini di dalam Sián tak pudar.

Lamborghini SianLamborghini Sian Foto: Lamborghini



"Sian merupakan sebuah mahakarya dari segala kemungkinan. Sian memiliki desain khas hypercar namun sudah dibekali dengan teknologi masa kini. Ini semakin menambah potensi Lamborghini untuk beberapa dekade ke depan dimana mobil hybrid semakin dibutuhkan. Lamborghini Sian merupakan langkah pertama Lamborghini di era elektrifikasi," ungkap Bos Lamborghini Stefano Domenicali dalam siaran persnya.

Nama Sian memiliki arti 'kilat' dalam bahasa orang Bologna. Kilat di sini maksudnya gerakan cepat Lamborghini dalam menciptakan mobil sport di era elektrifikasi kendaraan. Sian juga sekaligus menggambarkan mobil-mobil Lamborghini di masa mendatang.

Interior Lamborghini SianInterior Lamborghini Sian Foto: Lamborghini


Sian bakal menggendong mesin V12 baru dan juga motor listrik 48 Volt sehingga bisa menghasilkan tenaga besar. Mesin V12 hasil pengembangan Lamborghini pada Sián mampu menghasilkan tenaga setara 785 daya kuda sekaligus menjadi yang terbesar sepanjang sejarah banteng Italia. Sián juga mendapat tambahan tenaga 34 daya kuda dari sistem hybridnya. Sehingga secara total Sian punya tenaga setara 819 daya kuda.

Dalam catatan Lamborghini, Sian mampu mencatatkan kecepatan maksimal lebih dari 350 km/jam. Kombinasi mesin V12 dan motor listrik membuat Sián bisa berlari 0-100 km/jam dalam kurun waktu kurang dari 2,8 detik.


Sayangnya, mobil ini diproduksi dalam jumlah terbatas. Mobil hanya ada 63 unit di dunia dan keseluruhannya sudah habis. Ke-63 mobil bakal memiliki desain berbeda sesuai dengan keinginan para pemiliknya. Mobil ini bakal didesain khusus sesuai keinginan sang pemilik di Lamborghini Centro Stile.

Lamborghini SianLamborghini Sian Foto: Lamborghini


"Sian merupakan terobosan baru kami dalam hal inovasi dan menjadi standar terbaru dalam hal teknologi daripada mengikuti yang sudah-sudah," ujar Bos Teknikal Lamborghini Maurizio Reggiani.

Namun tidak seperti mobil hybrid lainnya, Sian tidak menggunakan baterai. Sebagai penggantinya sistem listrik Lamborghini menggunakan supercapacitor yang diklaim bisa memiliki energi lebih besar dari baterai biasa.

Supercapacitor tidak seperti baterai bisa langsung dicas dalam waktu yang lebih cepat dan bisa menarik energi seperti pada proses pengereman. Supercapacitor juga tidak gampang habis kapasitasnya seperti baterai, jadi bisa digunakan dalam jutaan kali pengisian energi. Meski begitu kelemahannya adalah Supercapacitor tidak memiliki kerapatan energi yang lebih bagus dari baterai.

Simak Video "Keren! Ayah dan Anak Buat Lamborghini dari Printer 3 Dimensi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com