Jumat, 16 Agu 2019 19:30 WIB

Toyota Kejar Mobil Listrik dalam 2 Tahun

Rizki Pratama - detikOto
Toyota Prius PHEV Foto: Dadan Kuswaraharja Toyota Prius PHEV Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Mobil listrik merupakan sebuah pasar yang sama sekali baru di Indonesia. Tak menutup kemungkinan nama-nama baru akan muncul sebagai penguasa pasar ini dan membalikkan keadaan yang selama ini dikuasai oleh pemain lama.

Sebagai penguasa pasar mobil di Indonesia, Toyota tampaknya tak ambil pusing memikirkan pangsa pasar mobil listrik. Menurutnya untuk tahap awal ini edukasi dan sosialisasi menjadi perhatian pertama agar masyarakat tak awam lagi dengan mobil listrik.

"Kita sebenarnya tidak bicara perolehan atau apapun karena pada prinsipnya bagi kami adalah melihat dari Perpres (Perpres Mobil Listrik) ini kan kita punya waktu dalam dua tahun selain persiapan juga mengedukasi pasar," ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi di Jakarta.



Ia pun mengakui bahwa itu merupakan hal yang berat dan tak berharap penjualannya semasif mobil biasa. Kekhawatiran konsumen terhadap teknologi baru diharapkan dapat hilang dengan sendirinya melalui mulut ke mulut.

"Tapi ini kan nggak mudah. Ini bukan hanya perkara produksi, lalu kita jual langsung laku karena memang awareness dari masyarakat mengenai teknologi yang baru ini apa keuntungan-kerugiannya," kata Anton.

"Mungkin mereka masih khawatir dengan banjir misalnya atau perawatan dan lain-lain, jadi saya rasa dengan memperbanyak line up dan menambah jumlah konsumen yang memakai kendaraan hybrid akan mempermudah kita untuk edukasi karena nantinya akan ada word of mouth," timpalnya.




Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com