Kamis, 15 Agu 2019 12:47 WIB

Banderol Esemka di Bawah Rp 150 Juta, Intip Harga Pesaingnya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pikap Esemka berjejer di pabrik Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto Pikap Esemka berjejer di pabrik Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta - Esemka mulai membuka suara soal eksistensinya di Indonesia. PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) menyebut Esemka akan dijual dengan menawarkan mobil pikap.

Menurut Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Eddy Wirajaya, mobil pertama yang dijual Esemka adalah jenis pikap bernama Esemka Bima. Esemka Bima ditawarkan dengan pilihan mesin 1.200 cc dan 1.300 cc.

Di Indonesia memang sudah banyak beredar pikap dari merek Jepang sampai China. Yang akan bersaing langsung dengan Esemka Bima pun sudah ada. Esemka Bima bakal menantang pikap dari merek Jepang, India hingga China yang sudah lebih dulu eksis di Indonesia, terutama pikap bermesin 1.500 cc ke bawah.



Eddy bilang Esemka Bima bakal dijual dengan banderol murah. Maklum, kata Eddy, Esemka memang fokus mendukung daerah pinggiran dan membantu perekonomian di sana. Menurutnya, Esemka Bima akan dijual tak lebih dari Rp 150 juta.

Kalau Esemka Bima dijual di bawah Rp 150 juta, bagaimana dengan para pesaingnya? Apakah Esemka Bima bisa bersaing dengan pikap Jepang sampai China yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia?

Sebagai pembanding, Daihatsu punya pikap Gran Max yang ditawarkan dengan pilihan mesin 1.300 cc dan Rp 1.500 cc. Di Indonesia, Daihatsu Gran Max dijual dengan harga mulai Rp 132,9 juta sampai Rp 165 juta.



Selain itu, Daihatsu juga punya pikap bermesin 1.000 cc, yaitu Daihatsu Hi Max. Pikap Daihatsu Hi Max dijual mulai Rp 105.050.000 sampai Rp 113.050.000.

Pabrikan Jepang lain yang menawarkan pikap penantang Esemka Bima adalah Suzuki Carry. Suzuki Carry dengan mesin 1.500 cc dijual mulai Rp 135,6 juta sampai Rp 145,1 juta.

Dari pabrikan China, DFSK menawarkan dua jenis pikap. Di Indonesia, DFSK menjual Super Cab dengan mesin diesel 1.300 cc dan mesin bensin 1.500 cc. DFSK Supercab diesel 1.3 dijual Rp 150 juta sementara DFSK bermesin bensin 1.5 dijual Rp 128.990.000.

Mampukah pikap Esemka bersaing dengan pikap Jepang sampai China tersebut?

Simak Video "Ramai di Medsos Prabowo Jajal Esemka"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com