Kamis, 27 Jun 2019 15:37 WIB

Indomobil Benarkan KIA Gabung

M Luthfi Andika - detikOto
KIA Motors Foto: Kia KIA Motors Foto: Kia
Jakarta - Kabar produsen mobil asal Korea KIA di Indonesia ingin bergabung dengan Indomobil santer terdengar. Kabar ini mencuat setelah dokumen pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, PT Indomobil Sukses International Tbk dan Sarimitra Kusuma Ekajaya membentuk usaha patungan bersama.

Indomobil pun angkat suara, dengan mengamini bahwa KIA memang ingin bergabung dengan Indomobil. Seperti yang disampaikan Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses International Tbk, Subronto Laras.



"Iya saya sudah dengar itu," kata Subronto.

Subronto menjelaskan, dirinya telah menerima laporan bahwa KIA akan bergabung di bawah payung Indomobil.

"Memang waktu itu direksi sudah sempat laporan untuk KIA akan bergabung Indomobil. Tapi detailnya belum saya dengar. Tapi saya sudah dengar soal KIA," ujar Subronto.



Dalam dokumen yang dirilis pada 21 Mei 2019 lalu itu tertulis PT Indomobil Sukses Internasional Tbk akan membentuk usaha patungan baru.

Tertulis pihak-pihak yang bertransaksi dalam rangka pembentukan usaha patungan itu antara lain PT Indomobil Sukses Internasional Tbk dan PT Sarimitra Kusuma Ekajaya.

"Pembentukan usaha patungan dilakukan dengan penandatanganan Akta Pendirian PT Kreta Indo Artha, suatu perseroan terbatas dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri yang bergerak dalam bidang perdagangan dan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, pada tanggal 17 Mei 2019," tulis uraian informasi atau fakta material dalam dokumen tersebut.



Adapun tujuan pembentukan usaha patungan itu adalah untuk menjalankan usaha perdagangan kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan menggunakan merek KIA. Artinya, KIA akan berada di bawah naungan Indomobil, grup otomotif terbesar di Indonesia setelah Astra.

Disebutkan, nilai transaksi untuk modal dasar usaha patungan itu sebesar Rp 100 miliar dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 25 miliar. Adapun porsi kepemilikan saham antara lain PT Indomobil Sukses Internasional Tbk sebesar 60% dari Modal Ditempatkan dan Disetor atau setara dengan Rp 15 miliar dan PT Sarimitra Kusuma Ekajaya sebesar 40% dari Modal Ditempatkan dan Disetor atau setara dengan R 10 miliar.

"Dampak Kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik: Meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group dengan menambahkan variasi merek kendaraan bermotor yang ditawarkan kepada konsumen," tulis dokumen yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Jusak Kertowidjojo dan Direktur PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Bambang Subijanto.

Seperti diketahui, Indomobil merupakan salah satu grup otomotif terbesar di Indonesia. Di bawah naungan Indomobil, ada beberapa merek otomotif seperti Suzuki (roda empat dan roda dua), Nissan, Audi, dan Volkswagen. Sebelumnya Indomobil juga memiliki merek Renault, tapi akhirnya kini merek Renault ditangani oleh PT Maxindo Renault Indonesia.

Simak Video "Detik-detik Mobil Grand Livina Terbakar di Tanjakan Jahim Ciamis"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com