Sabtu, 22 Jun 2019 17:23 WIB

Toyota Ambil Inspirasi Mobil Masa Depan dari Anak-anak

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Berkat gambar mobil bebek serba guna dan handal, Damion Deven dipilih Toyota mewakili Indonesia ke Jepang. Foto: Dadan Kuswaraharja Berkat gambar mobil bebek serba guna dan handal, Damion Deven dipilih Toyota mewakili Indonesia ke Jepang. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Ide desain, fitur atau teknologi mobil bisa datang dari mana saja, termasuk dari coretan gambar anak-anak. Bahkan beberapa ide yang jadi mimpi buat anak-anak sudah terwujud.

Lewat lomba gambar anak-anak bertajuk Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) Toyota mencari penyegaran mengenai seperti apa mobil yang diinginkan untuk masa depan dari mimpi anak-anak. Salah satunya sudah terwujud dalam Toyota e-Pallete. Mobil tanpa sopir yang bisa mengantar barang ke mana saja, termasuk ke rumah-rumah penggunanya. e-Pallete merupakan mobil MPV kotak yang bisa digunakan untuk pengiriman belanja online, armada mobilitas logistik perkantoran, dan berbagai layanan lainnya.



"lde-ide anak yang diwujudkan mobil yang kayak rumah sakit berjalan, mobil yang membantu penglihatan manusia itu sudah muncul, mobil yang memakai sonar itu sudah ada. Di Amerika awal tahun ini ada proyek e-Pallete. Itu salah satu bentuk mobil yang bisa digabung jadi mirip seperti pasar. Kita lihat dari ide yang bisa diimplementasikan tapi memang nggak bisa sama persis gambarnya," ujar General Manager Legal & CSR PT Toyota-Astra Motor Ronny Kusgianto saat ditemui di sela-sela pengumuman TDCAC di Mall Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmy Suwandi menambahkan gambar-gambar anak-anak yang menarik perhatian Toyota biasanya akan dibuatkan bentuk utuh prototipe dan ditempatkan di markas Toyota sehingga semua orang bisa melihatnya dan bisa saja ide-ide anak-anak itu diwujudkan di masa depan.

Pengumuman pemenangPengumuman pemenang Foto: Dadan Kuswaraharja

"Dari TMC, kontes ini digagas oleh Presiden Toyota Akio Toyoda, beliau ingin Toyota memberikan kontribusi pada dunia anak-anak dan memberikan kesempatan kepada anak-anak. Kalau fiturnya diadopsi (pada kendaraan) secara langsung nggak, karena ini kan baru imajinasi, tapi secara tidak langsung di Toyota menimbulkan gagasan dan inspirasi apakah fitur atau harapan ke depan. Contohnya tadi ada gambar mobil berbahan bakar hidrogen ada hubungannya dengan produk kita ke depan, jadi bisa saja jadi kenyataan, tidak menutup kemungkinan," ujarnya.



Rangkaian kegiatan TDCAC secara global sudah berlangsung sejak penghujung tahun 2018 lalu. Di Indonesia, rangkaian TDCAC kali ini dimulai dari program sosialisasi pada September 2018 hingga Januari 2019, dan tahap akhir pengumuman pemenang dilakukan pada Juni 2019. Total ada 7.500 lebih gambar mobil anak-anak yang masuk ke meja panitia. Gambar itu kemudian dipilih pemenangnya oleh juri Syahnaz Haque, Anto Motulz.


Beberapa gambar anak-anak soal mobil masa depanBeberapa gambar anak-anak soal mobil masa depan Foto: Dadan Kuswaraharja

Para juri tersebut memilih 3 pemenang tingkat nasional untuk masing-masing kategorinya. Ke-9 karya pemenang tersebut akan dikirim ke tingkat global untuk berkompetisi dengan juara tingkat global.

Berikut pemenang lomba:

Kategori 1 (di bawah 8 tahun):

1. Aldiya Radhwasajida Ardhana, 7 tahun, asal Bantul-Yogyakarta

Judul karya: Toyota City Car, mobil yang sangat ramah lingkungan

2. Valerie Shannen Phan, 5 tahun, asal Jakarta

Judul karya: Sight Car For The Blind, mobil untuk membantu para tunanetra

3. Emily Estefan Adisubrata, 7 tahun, asal Muntilan-Jawa Tengah

Judul karya: Pelican Migration Car, mobil yang membantu burung pelikan saat bermigrasi, mencegah mereka tidak tabrakan di udara.

Kategori 2 (usia 8-11 tahun):

1. Damion Deven, 10 tahun, asal Surabaya

Judul karya: Dare Duck Car, mobil berbentuk bebek yang bisa dibawa ke mana saja, tangguh, dan bisa menembus jalanan apa saja, mobil untuk mengantar anak-anak sekolah di tempat yang jalanannya rusak atau daerah terpencil.

2. Ni Made Prema Satya Wistara, 9 tahun, asal Bali-Denpasar

Judul karya: The Magic Car, mobil yang bisa memenuhi semua kebutuhan. Jika di air mobil akan berubah menjadi kapal selam, jika di daratan mobil berubah menjadi ambulans atau lainnya.

3. Saybia Valeska, 11 tahun, asal Jakarta

Judul karya: Dream Changer Car, mobil berbentuk kambing yang bisa mengubah mimpi buruk anak-anak menjadi mimpi yang indah.

Kategori 3 (usia 12-15 tahun):

1. Angela Waiman, 13 tahun, asal Jakarta

Judul karya: Toyota Eco-Friendly Ladybird Car For Agriculture and Air Purifier, mobil yang cocok untuk petani, mobil bisa mengubah biji-bijian menjadi beras dan juga membantu membersihkan udara.

2. Fiona Yolanda, 13 tahun, asal Bandung

Judul karya: Toyota Smart Car for the Blind, mobil untuk tuna netra.

3. Salya Richita Susanto, 14 tahun, asal Jambi

Judul karya: Toyota Brain Car, mobil berbentuk otak yang bisa menyelesaikan semua masalah di dunia.

BEST INSPIRATIONAL AWARD : Ni Made Prema Satya Wistara
Judul karya: The Magic Car

BEST INDONESIAN THEME : Angela Waiman
Judul karya: Toyota Eco-Friendly Ladybird Car For Agriculture and Air Purifier

Sementara itu, gambar buatan anak Damion Deven, Dare Duck Car juga terpilih oleh Toyota Global. Damion akan menjadi wakil Indonesia untuk bertarung dengan gambar mobil masa depan anak-anak lainnya dari seluruh dunia di Jepang. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com