Namun lambannya pemerintah mempersiapkan regulasi menghambat penjualan dan kepemilikan mobil listrik di Indonesia. Dengan segala persiapan saat ini Mercedes-Benz Indonesia pun mengatakan bisa langsung memasarkan mobil listrik terhitung 5 bulan dari aturan disahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mobil yang akan menjadi ujung tombak mobil listriknya, di Indonesia Mercedes-Benz akan memulai dengan Hybrid yang diimpor langsung.
"Kami akan mulai dengan CBU dulu, itu juga sebagai learning tim kami. Karena bisa belajar penanganan komponen dan sebagainya sebelum bisa rakit sendiri di sini," ungkap Kariyanto.
Sementara itu untuk mencapai harga yang lebih murah dengan produksi lokal, Mercedes-Benz Indonesia pun belum bisa memastikan kapan realisasinya.
"Target (lokalisasi) tak bisa tentukan karena kita perlu evaluasi juga komponen, kesiapan suplai, orangnya sendiri dan sebagainya, jelas Kariyanto. (rip/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk