Sebagaimana dilansir Autocar, hal ini merupakan jawaban dari pabrikan otomotif asal Inggris, Jaguar Land Rover (JLR) tentang tantangan kendaraan di masa yang akan datang (rendah emisi). Disebutkan pula, kendaraan konvensional akan berhenti diperbaharui di tahun 2019 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan model flagship baru juga akan menjadi PHEV berdasarkan platform aluminium baru yang dijuluki MLA, dan bakal lebih ringan dari arsitektur aluminium JLR saat ini, dan dapat mengakomodasi mesin konvensional dan sistem tenaga listrik.
Di masa depan, JLR juga membuka kemungkinan untuk memasukkan teknologi itu ke Velar dan Defender. Lalu, untuk kendaraan full listrik, pihak JLR mengaku belum memiliki rencananya paling tidak hingga empat tahun ke depan. Sebab, bakal banyak hal yang harus disesuaikan mulai dari powertrain, bobot kendaraan, dan sebagainya. Sebab, karakteristik dari sebuah SUV adalah powertrain yang besar.
(ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...