Kamis, 16 Mei 2019 18:39 WIB

Tata Akui Pilpres Bikin Ngerem Laju Kendaraan Niaga

Ridwan Arifin - detikOto
Tata Motors Foto: Deny Prastyo Utomo Tata Motors Foto: Deny Prastyo Utomo
Jakarta - Momen pemilu ternyata berpengaruh dengan penjualan kendaraan niaga, Gaikindo bahkan menyebut penjualan kuartal I kemarin turun 13% dibandingkan tahun lalu (year-on-year/yoy).

Hal tersebut turut diamini salah satu produsen yang bermain di segmen kendaraan komersial.



"Ya tiga bulan di awal tahun ini, pasar (komersial) memang turun. Tetapi setelah pemilu usai, dan libur hari raya, kendaraan komersial akan naik, dan saya rasa semester kedua akan lebih baik," ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta di Jakarta (16/05/2019).

Lebih lanjut, Dia optimistis beberapa indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, batu bara, pembangunan infrastruktur yang berlanjut harusnya mendorong pertumbuhan penjualan di semester II.



"Saya percaya pasar otomotif bakal naik 5 hingga 10 persen, melihat sektor pertambangan, pertanian bertumbuh, ekspor-impor juga sedang naik, konsumsi publik juga naik," kata Biswadev.

"Indonesia juga tengah membangun infrastruktur, prioritas kami adalah bagaimana memenangkan persaingan di tengah perkembangan negara ini. Perkembangan pembangunan ini pasti membutuhkan lebih banyak truk, lebih banyak bus (kendaraan komersial)," ungkap Biswadev. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed