Selasa, 14 Mei 2019 14:01 WIB

Diingatkan Lagi Bahaya Taruh Kaki di Dasbor, Jangan Sampai Begini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Meluruskan kaki dan meletakkannya ke dasbor mobil mungkin menjadi posisi nyaman untuk penumpang mobil yang duduk di depan. Di balik posisi nyaman itu ada risiko yang bisa membahayakan.

Kasus kecelakaan yang berakibat fatal ketika penumpang depan meluruskan kaki ke dasbor mobil sudah banyak. Diberitakan The Epoch Time, Bethany Benson, 22, menjadi salah satu korbannya.

Saat itu Benson sedang dalam perjalanan di kursi penumpang depan dengan kakinya diangkat ke dasbor. Namun, kecelakaan di depan menyebabkan efek domino hingga tak terhindarkan. Sebuah sepeda motor dan mobil bertabrakan, kemudian sebuah trailer mengerem mendadak sehingga mobil yang ditumpangi Benson tak bisa menghindari tabrakan.



Benson yang merupakan mahasiswi sejarah, bahasa Prancis, dan pendidikan itu harus menghabiskan waktunya di rumah sakit lantaran dia menaruh kaki di dasbor mobil. Dokter menyebut, Benson kemungkinan menderita luka serius karena kakinya berada di dasbor. Kekuatan airbag di dasbor yang mengembang dalam kecelakaan menyebabkan luka serius di kaki Benson.

Sejatinya airbag diciptakan untuk melindungi penghuni mobil agar tidak terbentur saat kecelakaan. Airbag itu mengenai hamstring Benson, mendorong kakinya ke atas dan melewati kaca depan dan menyebabkan lututnya menghantam matanya.

Cedera yang dialami Benson tak hanya bagian kaki, melainkan hidungnya patah, rongga mata kiri hancur, tulang pipi retak dan 11 patah tulang di kakinya. Dia juga menderita cedera otak dalam insiden ini.



"Saya selalu mengangkat kaki (ke dasbor mobil). Saya bahkan tak pernah berpikir bahwa itu bisa sangat berbahaya," katanya kepada Toronto Star.

Dia mengambil pelajaran. Jika saja kakinya tetap berada di lantai mobil, Benson akan selamat dan kondisinya bisa lebih baik. Sekarang ia ingin orang lain tahu betapa bahayanya mengangkat kaki ke dasbor.

"Sekarang saya sering melihat orang melakukan itu dan itu mengganggu saya karena mereka tidak tahu betapa berbahayanya itu. Aku hanya ingin berteriak kepada mereka untuk memberi tahu agar tidak melakukannya karena mereka mungkin berakhir seperti aku," kata Benson. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com