Kamis, 18 Apr 2019 13:49 WIB

Orang RI Beli Mobil Hybrid, Apakah karena Peduli Lingkungan?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Camry Hybrid. Foto: Didik Dwi Haryanto Camry Hybrid. Foto: Didik Dwi Haryanto
Jakarta - Saat ini sudah ada beberapa mobil hybrid yang dipasarkan di Indonesia. Belum masif memang, sebab dari sisi harga sebelum diberi insentif oleh pemerintah mobil hybrid terbilang cukup mahal.

Toyota sudah menjual mobil hybrid di Indonesia. Salah satunya adalah Camry. Tapi, selisih harga Camry konvensional dengan Camry Hybrid cukup banyak. Camry konvensional dan Camry Hybrid memiliki selisih harga hampir Rp 160 juta.



Meski begitu, masih ada beberapa kalangan yang rela membeli Camry Hybrid dengan harga yang terpaut hampir Rp 160 juta itu. Apakah alasannya karena mereka lebih peduli lingkungan mengingat teknologi hybrid lebih irit bahan bakar dan mengeluarkan emisi lebih sedikit?

Executive General Manager Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, bilang tidak juga. Banyak orang beli mobil hybrid karena kebanggaan tersendiri, bukan karena alasan ramah lingkungan.



"Ada sih satu-dua orang yang beralasan seperti itu (peduli terhadap lingkungan). Tapi mostly orang beli hybrid itu karena unsur pride-nya," kata Soerjo kepada detikcom beberapa hari lalu.

Sebab, sambungnya, harga mobil hybrid di Indonesia masih lebih mahal sehingga banyak orang lebih bangga pakai mobil mahal. Di dalam harga mobil hybrid yang mahal itu ada teknologi sehingga pembeli mobil hybrid merasa berbeda dengan pengguna mobil konvensional.

"Jadi kalau orang beli Camry tipe V sama tipe hybrid, kenapa dia beli hybrid padahal harganya bedanya banyak? Karena dia merasa beda. Tapi, bedanya itu apakah karena concern terhadap lingkungan? Nggak juga, dia merasa pakai grade paling tinggi, itu teknologi. Nah yang itu yang membedakan," sebutnya.

Video Ototest Camry Hybrid

[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com