Minggu, 14 Apr 2019 15:10 WIB

Mobil Pedesaan Dijual Rp 70 Juta, Siap Diekspor ke Mancanegara

Zulfi Suhendra - detikOto
Foto: Dok. Kementerian Perindustrian Foto: Dok. Kementerian Perindustrian
Bogor - Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) atau kendaraan pedesaan terus dikembangkan. Selain untuk kebutuhan di dalam negeri, kendaraan seharga Rp 70 juta ini juga bakal diekspor.

Demikian disampaikan oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin, Puti Juli Ardika di workhop Ammdes bersama Forum Wartawan Industri di Puncak, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan ini.

"Ini bukan hanya permintaan di dalam negeri, tapi juga luar. Nanti kita lihat lagi ini," ujar Putu.



Putu masih merahasiakan negara-negara mana saja yang sudah minta mengimpor produk kendaraan ini. Dia memberi sedikit bocoran, salah satu negara yang melirik adalah Timor Leste.

"Salah satunya Timor Lete. Sisanya nanti Pak Menteri (Perindustrian/Airlangga Hartarto) akan menjelaskan beberapa perjanjian," kata dia.

Dia mengatakan, AMMDes dirancang dengan sistem kendali 4 wheels drive (4WD) karena memang ditujukan untuk pedesaan yang minim infrastruktur atau notabene jalannya masih belum bagus.

Kendaraan Pedesaan ini diklaim telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang cukup baik. Keempat bannya sudah dilengkapi rem cakram. Kendaraan ini juga bisa berlari hingga 55 km/jam.



Sementara itu, soal harga, Putu mengatakan, AMMDes of the road bakal dijual dengan harga Rp 70 juta per unit.

Soal harga dan minat banyak negara terhadap AMMDes ini juga diamini oleh produsen, PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) yang berpabrik di Citeureup, Jawa Barat.

Presiden Direktur KMWI Reiza Treistanto mengatakan, harga standar AMMDes rata-rata dibanderol Rp 70 juta. "Nanti tergantung ada modifikasi dan fasilitas tambahan apa lagi," ujar Reiza.



Reza juga masih belum membuka mulut soal negara-negara mana saja yang berminta terhadap kendaraan desa ini. Dia mengatakan, dalam AMMDes Summit II yang akan digelar pekan ini, pihaknya akan menandatangani sejumlah perjanian dengan negara lain.

"Akan ada sejumlah penandatanganan MoU, termasuk dengan negara yang minat pada AMMDes," tuturnya.

Reza mengatakan, saat ini kapasitas produksi KMWI mencapai 3.000 unit per tahun. (zul/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed