Senin, 08 Apr 2019 19:39 WIB

Kemang Bakal Jadi Kawasan Terbatas untuk Mobil Pribadi

Arief Ikhsanudin - detikOto
Pejalan kaki di Kemang Foto: Rifkianto Nugroho Pejalan kaki di Kemang Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Mobil pribadi bakal dibatasi melintas di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Trotoar akan direvitalisasi Pemprov DKI Jakarta sehingga nyaman buat pejalan kaki.

"Yang boleh masuk mobil si warga itu sendiri sama shuttle bus yang disiapkan untuk ngangkut orang masuk ke kawasan itu. Namun kendaraan dari luar nggak boleh masuk, kecuali kendaraan pribadi milik warga," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugara di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Hari mengatakan trotoar di Kemang akan diperlebar hingga 3 meter. Total trotoar yang diperlebar sepanjang 7,5 kilometer. "Itu complete street panjangnya 3,7x2 hampir 7,5 km. Trotoarnya selebar 3 meteran bisa. Sebelumnya di situ kecil, 1-1,5 meter doang," jelas Hari.

Bagi warga yang akan mengunjungi kawasan Kemang akan disediakan shuttle bus. Warga dari luar akan disediakan tempat parkir.

"Nanti akan dibuat stiker atau kode. Kalau nggak ada (stiker), nggak boleh masuk. Kantong parkir akan dicari juga. Biar orang jalan kaki. Kalau nggak mau capek, pakai shuttle bus," sebutnya.

Selain di Kemang, trotoar yang akan direvitalisasi berada di Jalan Satrio dan Jalan Kasablanka. Panjang trotoar yang akan direvitalisasi sepanjang 2,2 kilometer untuk satu sisi jalan.



"Selain Kemang, Jaksel, ada dua titik, yaitu Satrio sama Kasablanka," jelasnya.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta juga merevitalisasi trotoar di Jakarta Pusat. Di antaranya kawasan Senen, Kramat Salemba, Cikini, Pegangsaan, dan Tugu Proklamasi.

"Tahun ini biayanya yang Jakarta Pusat Rp 75 miliar. Kalau Jakarta Selatan Rp 100 miliar," sebut Hari. (aik/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed