Senin, 01 Apr 2019 10:22 WIB

Mobil Hasil Perkawinan Daimler dan BMW Lahir Tahun 2024

Rizki Pratama - detikOto
Logo BMW. Foto: Ari Saputra Logo BMW. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Aliansi mengejutkan antara BMW dan Daimler yang resmi berjalan awal tahun ini akhirnya melakukan langkah nyata dalam produksi mereka. Sebelumnya dua raksasa otomotif Jerman itu sudah sepakat akan bersama-sama menggunakan platform yang sama dalam pengembangan mobil listrik mereka.

Diberi nama i2, mobil sub-kompak bepenggerak listrik ini akan diaplikasikan ke basis BMW i3 yang beredar saat ini. Meskipun akan menggunakan basis dan ukuran yang sama, i2 tidak akan menggunakan body berbahan karbon demi memangkas biaya produksi.


Daimler juga akan memproduksi mobil listrik ini dengan desain khas mereka sendiri yang tampaknya akan menggunakan sub-brand Mercedes-Benz EQ.

Meskipun BMW belum mengkonfirmasi pengembangan generasi terbaru i3, i2 bisa menjadi penggantinya. Biaya produksi yang besar karena materi produksi yang menelan biaya tinggi bisa dipangkas dengan produksi mobil listrik bersama dengan Daimler. Dengan demikian secara signifikan akan menjadi solusi terbaik bagi kedua pihak untuk memproduksi EV dalam volume lebih besar.

BMW i2 dikabarkan akan hadir di pasaran pada tahun 2024 mendatang dengan estimasi harga tak lebih dari USD 33,640 atau setara dengan Rp 479 juta. Kedua perusahaan ini menargetkan mampu memasarkan setidak 500 ribu unti setiap tahun atau masing-masing 250,000 unit.


Untuk kemampuannya sendiri model ini diperkirakan hanya mampu menempuh jarak 300 km dalam sekali pengisian daya. Kemampuan tersebut terbilang biasa saja mengingat sudah banyak di tahun 2019 ini mobil listrik yang sudah mampu mencapai jarak tersebut. (rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com