Rabu, 27 Mar 2019 09:31 WIB

Honda Pangkas Produksi BR-V Demi Brio

Ruly Kurniawan - detikOto
Honda Brio. Foto: Dok. Honda Prospect Motor
Jakarta - Lakukan debut ekspor, produksi Honda Brio akan jadi lebih banyak daripada sebelumnya. Untuk memenuhi permintaan di dalam dan luar negeri, PT Honda Prospect Motor (HPM) akan mengorbankan jatah produksi BR-V.

Tetapi hal itu tak akan terjadi besar-besaran. Sebab kapasitas belum terpakai untuk Honda Brio masih besar seperti dikatakan Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).


"Kapasitas untuk Brio itu 180 ribu, tahun ini sekitar hampir 50 ribu. Produksi Brio sendiri setelah lakukan debut ekspor tergantung permintaan konsumennya. Kalau sekarang, karena belum ada produk baru, diupayakan produksi masih berjalan baik," paparnya.

"Kalau permintaan kurang kita harus atur stoknya supaya efisien. Bila ada yang harus disesuaikan (model yang dikorbankan untuk produksi Brio-Red), mungkin BR-V. Karena CR-V sudah kami turunkan sejak Januari-Februari ini. Tergantung permintaan konsumen saja," lanjut Jonfis.

All New Brio diketahui akan melakukan debut ekspor ke Vietnam dan Filipina dimulai awal tahun ini. Namun untuk jumlah unitnya sendiri belum bisa dipastikan oleh pihak HPM.


Perihal unitnya sendiri, Brio yang dikapalkan tak mengalami perbedaan signifikan dibanding yang dipasarkan di Indonesia. Hanya saja tak ada embel-embel Satya.

"Mereka tidak punya LCGC, jadi nama Satya dicabut. Terkait spesifikasinya sendiri, secara general sama. Ada fitur yang beda mungkin, seperti jok. Tapi tidak banyak," kata Jonfis lagi. (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com