Selasa, 26 Feb 2019 07:34 WIB

GPS Punya Manfaat Besar, Bisa Cek Jalanan Macet

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Pemerintah melarang pengemudi menggunakan perangkat GPS di smartphone sambil berkendara. GPS dinilai bisa memengaruhi konsentrasi saat mengemudi, sehingga berpotensi menjadi penyebab kecelakaan.

Buntut kebijakan ini pun mengundang banyak penolakan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah komunitas mobil, GT-R Owner Club Indonesia (GOCI). Menurut GOCI, GPS memiliki manfaat yang besar untuk pengendara.



"Agak berat ya (jika dilarang). Kalau nggak ada GPS gimana? GPS buat ngecek jalur macet atau nggak. Padahal GPS memiliki manfaat besar. Dengan GPS, pengendara di kota-kota besar seperti Jakarta bisa mencari banyak alternatif rute kalau terjebak macet," ujar President GOCI, Budi, kepada detikOto, minggu lalu.

Sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan terhadap Pasal 106 (1) yang dikaitkan dengan penggunaan GPS pada smartphone.



Alasannya, penggunaan perangkat GPS berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara. Bagi siapa yang melanggar, bisa saja terkena hukuman penjara dan denda uang tunai.

Menurut Budi, dalam mengoperasikan GPS pengendara memang harus lebih bijak. Artinya, baik pengendara motor maupun mobil harus menepi sejenak jika ingin melihat peta lebih detail atau untuk mengubah rute perjalanan.

"Ya, paling benar menepi dulu kalau ingin mengubah rute perjalanan. Supaya konsentrasi tidak terganggu," pungkasnya.



Tonton juga video 'Imbauan Go-Jek untuk Drivernya: Gunakan GPS Sebelum Berkendara':

[Gambas:Video 20detik]

(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed